Penggalangan Dana dari IPO Tahun Ini Meroket 518 Persen, Bagaimana 2022?

Kompas.com - 15/11/2021, 11:40 WIB
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, di tahun ini terjadi kenaikan yang cukup signifikan dari penggalangan dana initial public offering atau penawaran umum perdana saham (IPO) dibandingkan tahun 2020.

“Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, penggalangan dana dari pencatatan saham mengalami kenaikan sebesar 518 persen,” kata Nyoman kepada wartawan, Sabtu (13/11/2021).

Nyoman bilang, hingga 12 November 2021, telah dilakukan penggalangan dana sebesar Rp 32,26 triliun dari instrumen saham, dan Rp 83,3 triliun dari penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS). Untuk EBUS mengalami kenaikan sebesar 14,3 persen.

Baca juga: Induk SCTV Caplok Saham RANS Entertainment Milik Raffi Ahmad

Terkait dengan pipeline, apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020, jumlah calon perusahaan tercatat saham dalam pipeline naik sebesar 45 persen dan nilai penerbitan EBUS diperkirakan tahun ini akan naik sebesar 81,3 persen.

Nyoman optimistis penggalangan dana di pasar modal tahun 2022 akan lebih baik dibanding dengan tahun ini.

“Berdasarkan data di atas, kami optimis bahwa prospek dan target penggalangan dana di Pasar Modal Indonesia pada tahun 2022 akan lebih baik,” jelasnya.

Untuk meningkatkan minat perusahaan melakukan penggalangan dana melalui IPO, OJK bersama dengan SRO Pasar Modal (BEI, KPEI, KSEI) bersikap adaptif terhadap perkembangan bisnis dan industri perusahaan-perusahaan di tanah air.

“Melalui rancangan beberapa aturan baru diharapkan dapat berlaku segera, antara lain seperti perubahan Peraturan I-A dan juga rancangan POJK Saham Hak Suara Multipel. Kami berharap hal tersebut dapat menjadi booster, dan nantinya lebih banyak perusahaan yang tercatat di BEI dengan kuantitas, kualitas, dan nilai proceed yang lebih baik,” jelas Nyoman.

Di sisi lain, perkembangan kondisi new normal yang semakin kondusif dan pemulihan ekonomi nasional yang diekspektasikan akan mencapai 5,2 persen pada tahun 2022, tentu dapat menjadi driver yang mendorong korporasi melakukan ekspansi bisnisnya melalui pendanaan dari pasar modal.

Beberapa indikator pasar modal seperti pertumbuhan jumlah investor dan pergerakan IHSG juga mengalami perkembangan yang baik sepanjang tahun 2021. Jumlah investor di Pasar Modal Indonesia, per Oktober 2021 mengalami kenaikan sebesar 74,1 persen YTD dan IHSG naik sebesar 9,6 persen YTD.

“Diharapkan perkembangan positif dari beberapa indikator pasar tersebut dapat terus berlanjut dan meningkat di tahun 2022, sehingga membawa optimisme dan menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan penggalangan dana di pasar modal,” ungkap dia.

Baca juga: GoTo Raih Rp 18,5 Triliun pada Penggalangan Dana Pra-IPO

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Mulai Waspada, Konflik Rusia-Ukraina Bisa Kerek Inflasi Tinggi

Pemerintah Mulai Waspada, Konflik Rusia-Ukraina Bisa Kerek Inflasi Tinggi

Whats New
Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, DPR: Jangan Lengah

Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, DPR: Jangan Lengah

Whats New
Kalbe Farma dan Ecossential Food Corp Bentuk Perusahaan Join Venture di Filipina

Kalbe Farma dan Ecossential Food Corp Bentuk Perusahaan Join Venture di Filipina

Rilis
Prokes Kembali Dilonggarkan, Kemenhub Terbitkan SE Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Prokes Kembali Dilonggarkan, Kemenhub Terbitkan SE Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Whats New
Harga Komoditas Naik, Kemenkeu 'Pede' Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Harga Komoditas Naik, Kemenkeu "Pede" Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Whats New
East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

Rilis
Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Spend Smart
Kemenkop UKM Dorong Koperasi Miliki Pabrik Minyak Goreng

Kemenkop UKM Dorong Koperasi Miliki Pabrik Minyak Goreng

Rilis
Libur Panjang Waisak, AP I Layani 651.474 Penumpang

Libur Panjang Waisak, AP I Layani 651.474 Penumpang

Whats New
BPJS Kesehatan: Negara Bertanggung Jawab Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan: Negara Bertanggung Jawab Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

Whats New
Soal Penangkapan Lin Che Wei, Kemenko Perekonomian: Sudah Tidak Menjabat Anggota Tim Asistensi Sejak Maret 2022

Soal Penangkapan Lin Che Wei, Kemenko Perekonomian: Sudah Tidak Menjabat Anggota Tim Asistensi Sejak Maret 2022

Whats New
Foto Erick Thohir 'Mejeng' di ATM Bank BUMN, Ini Kata Komisi VI DPR

Foto Erick Thohir "Mejeng" di ATM Bank BUMN, Ini Kata Komisi VI DPR

Whats New
IHSG Menguat Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Melemah

IHSG Menguat Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Melemah

Whats New
Bundamedik Catat Pendapatan Rp 1,7 Triliun pada 2021

Bundamedik Catat Pendapatan Rp 1,7 Triliun pada 2021

Rilis
OJK Terbitkan Peraturan Baru tentang Perlindungan Konsumen

OJK Terbitkan Peraturan Baru tentang Perlindungan Konsumen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.