Strata Tarif Cukai Rokok di RI Kebanyakan, Bikin Angka Perokok Makin Subur

Kompas.com - 15/11/2021, 17:12 WIB
Ilustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau. SHUTTERSTOCK/Maren WinterIlustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) Universitas Indonesia mengatakan, banyaknya lapisan (strata) tarif cukai rokok di Indonesia justru membuat harga rokok semakin terjangkau.

Hal ini berdampak pada terhambatnya penurunan prevalensi perokok.

Peneliti PKJS Universitas Indonesia, Risky Kusuma Hartono mengatakan, simplifikasi strata menjadi salah satu dari tiga variabel yang mampu mengurangi daya beli terhadap rokok.

Baca juga: Aliansi Tembakau: Kenaikan Cukai Rokok Bakal Bikin Gelombang Pengangguran Baru

Dua variabel lainnya adalah menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan menaikkan batasan minimum harga jual eceran.

"Semakin banyak tingkatan tarif strata cukai, akan membuat harga rokok semakin terjangkau, ini tidak sesuai semangat kita mendorong para perokok berhenti untuk membeli rokok, yang mana konsekuensi umum adalah harga rokok masih murah atau masih dapat dijangkau," kata Risky dalam webinar Penyederhanaan Struktur Cukai, Senin (15/11/2021).

Adapun saat ini, Indonesia masih terkungkung dalam 10 strata tarif cukai, meski membaik dibanding 19 strata tarif di tahun 2009-2011.

Namun menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), idealnya strata tarif cukai rokok di Indonesia seharusnya hanya 2 strata, yakni SPM dan SKM di strata I, dan SKT di strata II.

Baca juga: Kenaikan Cukai Turunkan Prevalensi Merokok, tetapi Buka Peluang Rokok Ilegal

Sejatinya, sudah ada rencana simplifikasi strata melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 146 Tahun 2017. Sayangnya, satu tahun kemudian, rencana simplifikasi tersebut kembali dihapus.

Kemudian di tahun 2020, Kemenkeu kembali membuat rencana penyederhanaan strata tarif CHT sebagai upaya reformasi fiskal.

Rencana serupa pun tertera dalam RPJMN 2020-2024 sebagai program strategis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.