Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Indonesia dan Kedirgantaraan

Kompas.com - 16/11/2021, 06:09 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Selanjutnya yang terjadi adalah 2 pesawat F-16 Angkatan Udara melakukan intersepsi sebagai langkah peringatan kepada pesawat terbang Angkatan Laut Amerika Serikat itu sesuai prosedur yang berlaku. Wilayah Udara Nasional memang membutuhkan sebuah kekuatan udara yang mengawal kedaulatan negara di udara.

Berikutnya, belakangan ini tersiar kabar tentang hiruk pikuk Maskapai Penerbangan Garuda. Amat disayangkan maskapai penerbangan kebanggaan bangsa ini kerap menghadapi kesulitan keuangan. Juga amat disayangkan pada setiap kali mengalami kesulitan keuangan tidak pernah terdengar dilakukan investigasi tentang mengapa sampai bisa terjadi kesulitan keuangan.

Sebuah masalah yang agak sulit masuk akal, karena Garuda selama ini selalu melayani rute rute gemuk di dalam negeri dan juga menguasai rute penerbangan haji dan umroh setiap tahun.

Sejatinya, Garuda tidak hanya berperan sebagai jejaring penerbangan pemersatu bangsa akan tetapi juga pemasok pendapatan negara bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Maskapai penerbangan Garuda harus dilihat pula sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengingat perjalanan sejarah saat di awal awal tahun kemerdekaan Indonesia.

Demikian pula ketika menghadapi operasi Trikora, Dwikora, dan Timor Timur, peranan Garuda sebagai Bala Cadangan kekuatan udara nasional terukir dalam sejarah perjalanan perjuangan bangsa. Garuda berperan sebagai sub sistem dari sistem pertahanan keamanan rakyat semesta.

Itulah beberapa catatan kedirgantaraan yang melekat pada perjalanan bangsa Indonesia sejak kemerdekaan di tahun 1945. Mulai dari momentum proklamasi kemerdekaan setelah Jepang menyerah, pengalaman mahal dan berharga saat mengelola kekuatan udara pada peristiwa Aru dan Bawean sampai dengan peran maskapai penerbangan pembawa Bendera Merah Putih.

Kedirgantaraan yang bersinggungan tidak hanya pada masalah masalah kesejahteraan akan tetapi mencakup juga mengenai keamanan nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.