Kisah Pengusaha Distro Raup Omzet Miliaran di Tengah Pandemi

Kompas.com - 17/11/2021, 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti yang diketahui pandemi membuat banyak bisnis mengalami pasang surut lantaran minimnya penjualan. Tak sedikit juga yang harus gulung tikar lantaran tak sanggup lagi mengelolanya karena tak ada modal.

Namun, bagi pebisnis yang tetap ingin maju, pandemi justru menjadi salah satu momentum yang tepat untuk menguatkan fondasi bisnis dan memacu agar bisnis terus berkembang.

Hal inilah yang dirasakan oleh Merry Hakim dalam mengembangkan bisnis usaha distronya yang dibuka di Bandung tepatnya di Jalan Sultan Agung No.7, yang diberi nama MRJN.

Baca juga: Sandiaga: Mau Jualan Kuliner atau Fesyen, Semua Harus Lewat Digital

Kepada Kompas.com Merry bercerita, jauh sebelumnya, tepat pada tahun 2014 yang lalu, usaha distronya hanya kecil-kecilan saja. Pada saat itu brand distro yang dimilikinya diberi nama Maryjane.

Namun, karena Maryjane terkesan lebih wanita, di tahun 2018 kemudian, dia bersama suaminya Moch. Mulyana mencoba me-rebranding usahanya dengan nama MRJN.

"Dari awal itu konsep kami casual streetwear yang bisa dipakai semua gender entah itu wanita atau laki-laki. Tapi karena Maryjane terdengar lebih girly atau lebih perempuan dan enggak sesuai dengan konsep kami tadi itu, akhirnya kami rebranding lah jadi MRJN," ujarnya kepada Kompas.com, saat ditemui di outletnya, Senin (15/11/2021).

Angkat Konsep yang Sama

Seiring berjalannya waktu, MRJN pun terus mengikuti trend masa kini. Masih mengangkat konsep yang sama, yaitu Streetwear dengan ciri khas desainnya, fokus utama produk MRJN adalah t-shirt, hoodie, hingga crewneck.

"Namun seiring meningkatnya permintaan pasar, kami juga membuat jaket, celana, aksesoris dan banyak lainnya," ungkap Marry.

Merry mengakui pandemi menjadi momentum tersendiri bagi MRJN untuk terus bangkit dan semakin lebar mengepakkan sayapnya.

Sebab di saat itu, dia merasa memiliki tanggung jawab yang besar akan tim atau pegawainya yang berjumlah lebih dari 40 orang untuk terus bekerja di tengah menurunya penjualan, disanalah dia memutar otak sehingga memanfaatkan platform digital untuk menjual produknya.

Baca juga: Menkop Sebut UMKM yang Terhubung ke Platform Digital Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga Akhir Tahun, Pajak Diproyeksi Terkumpul hingga Rp 1.485 Triliun

Hingga Akhir Tahun, Pajak Diproyeksi Terkumpul hingga Rp 1.485 Triliun

Whats New
Mulai Besok, Rute Perjalanan KRL Lintas Bekasi dan Bogor Berubah

Mulai Besok, Rute Perjalanan KRL Lintas Bekasi dan Bogor Berubah

Whats New
Luhut Bakal Audit Perusahaan Kelapa Sawit, Begini Respons Serikat Petani Sawit

Luhut Bakal Audit Perusahaan Kelapa Sawit, Begini Respons Serikat Petani Sawit

Whats New
Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Ada Aturan Baru Tata Kelola Minyak Goreng Curah, Ini Rinciannya

Whats New
PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

PPS Tinggal Sebulan, DJP: Lapor Harta Jangan Nunggu Akhir Bulan...

Whats New
Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Melesat 13,6 Persen, Berapa Uang Beredar di Indonesia Saat Ini?

Whats New
Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Menko Airlangga di WEF 2022 Singgung Pentingnya Pembiayaan untuk Ketahanan Kesehatan Global

Whats New
CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Denda, dari Puluhan Juta Rupiah Sampai Rp 100 Juta

Whats New
Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Mencermati Lonjakan Utang Indonesia ke China dari Tahun ke Tahun

Whats New
Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Jelang KTT G20, PUPR Kebut Pekerjaan Penataaan Infrastruktur di Bali

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Saham BBNI, BBCA, dan BBRI Laris Diborong Asiang

Whats New
IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

IKN Dibangun Tahun Ini, Tim Komunikasi: Insya Allah on Schedule

Whats New
Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Jokowi Tekankan Kerja Sama Global Buat Mitigasi Bencana di Masa Depan

Whats New
Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Gandeng Prima, Nasabah Bank DKI Bisa Bertransaksi di Luar Negeri

Whats New
Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Hutan Terus Dibabat Demi Sawit, Ironinya Minyak Goreng Justru Mahal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.