4 Tantangan yang Sering Dihadapi UMKM Ketika Mengembangkan Bisnisnya

Kompas.com - 17/11/2021, 13:31 WIB
Ilustrasi UMKM shutterstock.comIlustrasi UMKM

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak jarang para pelaku UMKM mengalami kegagalan dalam mengembangkan bisnisnya lantaran tidak berhasil menyelesaikan tantangan yang ada di depan.

Chief Marketing Officer Ninja Xpress Andi Djoewarsa membeberkan ada 4 tantangan yang sering sekali dihadapi UMKM ketika mengembangkan bisnisnya.

"Tantangan pertama itu adalah minimnya akses ke permodalan. Jadi pengusaha itu, modal berani saja tidak cukup, tapi butuh modal lain untuk mengimprosisasi kreativitas agar semua ide yang dimiliki bisa dieksekusi," ujarnya dalam webinar Jobstreet yang disiarkan secara virtual, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Menko Perekonomian: Kemitraan Ritel–UMKM Jadi Momentum Pembinaan Kualitas Produk

Andi mengakui memang sejauh ini pemerintah sudah memiliki banyak program untuk membantu UMKM mendapatkan permodalan, entah itu lewat program KUR atau pun Bantuan Langsung Tunai (BLT) lainnya.

Kemudian, tantangan kedua adalah tidak memiliki kemampuan Sales dan Marketing. Menurut Andi, memiliki kemampuan untuk foto saja tidak cukup.

Namun, lebih dari itu UMKM dituntut untuk memiliki skill membuat cerita narasi yang menarik serta mengetahui algoritma marketing dari media sosial lainnya seperti promosi lewat Intagram, Facebook dan banyak lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari sisi UMKM sendiri, ini sebenarnya tidak susah karena bisa diakses dari google namun memang di lapangan semuanya tidak seperti teori. Tapi harus dilakukan, tidak mudah memang," kata Andi.

Baca juga: Menkop Sebut UMKM yang Terhubung ke Platform Digital Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Selanjutnya, tantangan ketiga adalah distribusi dan logistik. Andi bilang, negara Indonesia adalah negara kepulauan yang artinya biaya logistik mahal. Hal ini jugalah menurut Andi yang menjadi salah satu beban bagi UMKM.

"Yang keempat itu pengembangan SDM. Sebenarnya ini sangat penting tapi belum dilihat oleh UMKM atau tidak sadar lantaran terlalu sibuk sama bisnisnya. Di sini UMKM seharusnya harus bisa bekerjasama dengan tim dan harus bisa memanusiakan manusia agar semua tim bisa memiliki visi dan misi yang sama untuk mengembangkan bisnis," jelas Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.