Dorong Daya Saing Layanan Kargo, AP I dan Pos Indonesia Kolaborasi

Kompas.com - 17/11/2021, 19:12 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melakukan kerja sama terkait layanan kargo dan logistik dengan PT Pos Indonesia (Persero). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing layanan kargo dan logistik masing-masing pihak.

Kerja sama kedua perusahaan pelat merah itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara kedua pihak pada Rabu (17/11/2021).

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, bisnis kargo dan logistik merupakan yang sangat minim terdampak pandemi. Lalu lintas kargo di bandara AP I pada 2020 sebanyak 436.000 kilogram, meningkat dibanding 2019 yang sebanyak 427.000 kilogram.

Baca juga: Garuda Indonesia Buka Rute Khusus Kargo Makassar-Hongkong

"Untuk semakin meningkatkan kapasitas bisnis kargo dan logistik yang didorong oleh peran anak perusahaan yaitu Angkasa Pura Logistik, AP I menjajaki kerja sama dengan Pos Indonesia sebagai pelaku bisnis kurir dan kargo utama di Indonesia," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (17/11/2021).

Ruang lingkup kerja sama tersebut yakni pemanfaatan potensi usaha masing-masing pihak, seperti pertukaran data hingga pembuatan kajian bersama. Selain itu, mencakup pula sejumlah jenis usaha yang berpotensi dikerjasamakan kedua BUMN itu.

Diantaranya, kerja sama layanan pengiriman tahap akhir (last mile delivery) Pos Indonesia, dan kerja sama layanan pengiriman tahap madya (middle mile delivery) milik Pos Indonesia yang akan mendukung kebutuhan pengangkutan barang logistik melalui darat oleh AP I.

Kemudian, potensi kerja sama pemanfaatan gudang logistik Pos Indonesia untuk menangani kebutuhan logistik keproyekan (project logistics) AP I, serta potensi kerja sama Blocked-Space Air Freight dari AP I untuk pengangkutan kargo milik Pos Indonesia.

Selain itu, mencakup kerja sama layanan pengangkutan antar bandara (port-to-port) AP I yang menggunakan transportasi udara (air freighter) untuk melayani pengangkutan barang Pos Indonesia.

Ada pula kerja sama layanan pemeriksaan keamanan kargo dan pos (regulated agent) di lokasi-lokasi bandara AP I yang dapat dimanfaatkan oleh Pos Indonesia untuk mendukung layanan pengiriman melalui udara.

Lalu ada potensi kerja sama gudang transhipment di Bandara Internasional Sultan Hasanudin Makassar dan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali milik AP I untuk keperluan sortir kargo Pos Indonesia di terminal kargo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.