Cara Mengajukan Pinjaman lewat Fitur Dana Instan Tokopedia

Kompas.com - 18/11/2021, 14:29 WIB
Aplikasi Tokopedia di Play Store. KOMPAS.com/Bill ClintenAplikasi Tokopedia di Play Store.
|

JAKARTA, KOMPAS.com –  Para pengguna Tokopedia bisa mengajukan pinjaman dana melalui fitur Dana Instan di aplikasi e-commerce tersebut.

Lewat layanan Dana Instan, Tokopedia menjamin akan mencairkan dana dengan cepat dan aman lantaran layanan tersebut sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tokopedia menggandeng aplikasi pinjol legal Finmas dan KreditPintar sebagai mitranya untuk memfasilitasi para penggunanya.

Mengutip dari situs resmi Tokopedia, Kamis (18/11/2021), berikut adalah syarat dan cara mengajukan pinjaman lewat fitur Dana Instan di Tokopedia.

Baca juga: Indonesia Kerap Impor Jarum Suntik, Jokowi: Mau Tidak Mau Harus Produksi di Sini

Ketentuan pinjaman

1. Pengguna akan menerima hasil dari pengajuan permohonan pinjaman online Dana Instan dari mitra penyedia pinjaman dalam waktu 24 jam setelah dilakukan pengajuan dan akan diproses pada hari kerja.

2. Pengguna yang pengajuan permohonan pinjaman online Dana Instan telah disetujui oleh mitra penyedia pinjaman, dapat menerima pemberian dana pinjaman dalam waktu selambat-lambatnya 2 hari kerja sejak pengajuan permohonan dilakukan.

3. Pengguna yang mengajukan pinjaman online dana instan harus melunasi pembayaran sesuai dengan periode pelunasan pembayaran pinjaman yang telah dipilih.

4. Pembayaran pinjaman online dana instan yang melebihi batas waktu periode pembayaran yang telah dipilih sebelumnya oleh pengguna akan mengakibatkan adanya biaya keterlambatan yang harus dibayarkan oleh pengguna.

Baca juga: Gojek Gandeng TBS, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Roda Dua di Indonesia

Cara pengajuan

Bagi Anda yang tertarik untuk mengajukan pinjaman dapat mengajukannya dengan cara berikut ini:

1. Pengguna Tokopedia dapat mengakses aplikasi Tokopedia, masuk ke menu Keuangan dan kemudian masuk lagi ke laman Dana Instan.

2. Selanjutnya pengguna akan diminta memasukan One Time Password yang dikirimkan melalui nomor handphone yang terdaftar pada akun Tokopedia Anda.

3. Pada laman Dana Instan, Anda harus mengisi informasi pribadi sebagai formulir pengajuan pinjaman.

4. Pengguna dapat memilih mitra penyedia pinjaman serta nominal pinjaman.

5. Jika sudah melengkapi semua informasi, pengguna dapat langsung mengajukan pinjaman.

6. Mitra penyedia pinjaman akan melakukan verifikasi pinjaman dan memberikan keputusan pinjaman langsung melalui media komunikasi mitra penyedia pinjaman atau dashboard Dana Instan di aplikasi Tokopedia.

Baca juga: Sri Mulyani Waspada, Ada Fenomena Tenaga Kerja Mulai Betah di Rumah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
Luhut: 'Travel Bubble' Dievaluasi Tiap Minggu, Kalau Tidak Bagus Kita Setop

Luhut: "Travel Bubble" Dievaluasi Tiap Minggu, Kalau Tidak Bagus Kita Setop

Whats New
BRI Berencana Buyback Saham Sebesar Rp 3 Triliun, Ini Alasannya

BRI Berencana Buyback Saham Sebesar Rp 3 Triliun, Ini Alasannya

Whats New
Ini Target Produksi Komoditas Utama Pertanian Selama 2022

Ini Target Produksi Komoditas Utama Pertanian Selama 2022

Whats New
Tahun 2022, HAIS Targetkan Pertumbuhan Usaha Kargo hingga 10 Persen

Tahun 2022, HAIS Targetkan Pertumbuhan Usaha Kargo hingga 10 Persen

Rilis
Sederet Kecurigaan KPPU soal Kartel Persekongkolan Harga Minyak Goreng

Sederet Kecurigaan KPPU soal Kartel Persekongkolan Harga Minyak Goreng

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.