Tembus Level 6.720, IHSG Catat Rekor Tertinggi

Kompas.com - 19/11/2021, 16:18 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/11/2021).

Melansir RTI, IHSG berada pada level 6.720,26 atau naik 83,79 poin (1,26 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya. Level tersebut merupakan level tertinggi sepanjang sejarah.

Sementara itu, terdapat 301 saham yang hijau, 203 saham merah dan 167 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi hari ini mencapai Rp 14,6 triliun dengan volume 31,5 miliar saham.

Telkom Indonesia (TLKM) mencatatkan aksi beli bersih tertinggi sebesar Rp 456,1 miliar. Saham TLKM melesat 7,4 persen di level Rp 3.900 per saham. Adapun volume perdagangan TLKM sepanjang hari ini adalah 310,6 juta saham dengan total transaksi Rp 1,2 triliun.

Net buy asing tertinggi juga dicatatkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp 170,1 miliar. BBRI menguat di level Rp 4.180 per saham atau naik 1,3 persen. BBRI mecatatkan total transaksi Rp 775,8 miliar dengan volume 182,2 juta saham.

Baca juga: Mentan Pastikan Food Estate Temanggung-Wonosobo Dapat Anggaran KUR Khusus

Unilever Indonesia (UNVR) yang mencatatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya sengan Rp 62,6 miliar. UNVR seharian ini menguat 4,02 persen di level Rp 4.660 per saham. Total transaksi UNVR mencapai Rp 183,9 miliar dengan volume 39,7 juta saham.

Sementara itu, aksi jual bersih tertinggi hari ini antara lain Bank Negara Indonesia (BBNI) dan Astra International (ASII) masing-masing sebesar Rp 44,4 miliar dan Rp 38,3 miliar. BBNI ditutup menguat di level Rp 7.025 per saham atau naik 1,4 persen, dan ASII bertambah 0,4 persen di level Rp 6.225 per saham.

Gainers hari ini yaitu Harum Energy (HRUM) yang meroket 11,56 persen di level 8.925 per saham, Merdeka Copper Gold (MDKA) juga melesat 7,5 persen di level Rp 3.710 per saham, kemudian Bank Bumi Arta (BNBA) yang menguat 5,5 persen di level Rp 3.450 per saham.

Sedangkan losers hari ini, Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (AGRO) yang terjun 4,8 persen di level Rp 2.150 per saham, Matahari Putra Prima (MPPA) melemah 2,7 persen di level Rp 530 per saham, dan Barito Pacific (BRPT) di level Rp 1.020 per saham atau berkurang 1,92 persen.

Sementara itu, bursa Asia mixed dengan kenaikan Nikkei 0,5 persen, dan Shanghai Komposit 1,13 persen, Strait Times Singapura melemah 0,1 persen, dan Hang Seng Hong Kong turun 1,07 persen.

Adapun berdasarkan Bloomberg, di akhir perdagangan pasar spot rupiah ditutup melemah di level Rp 14.232 per dollar AS atau turun 12 poin (0,08 persen) dibanding sebelumnya Rp 14.220 per dollar AS.

Baca juga: Belanja Online Meningkat, Transaksi Uang Elektronik Capai Rp 29,23 Triliun

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.