BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Astra Life

Kehidupan Generasi Sandwich Bisa Dijalani dengan Mudah bila Melakukan Hal Ini

Kompas.com - 22/11/2021, 16:10 WIB
Ilustrasi sandwich generation Dok. ShutterstockIlustrasi sandwich generation

KOMPAS.com - Istilah sandwich generation kian akrab terdengar pada beberapa waktu belakangan.

Sandwich generation sendiri merupakan sebutan yang disematkan kepada individu yang harus mencukupi kebutuhan ekonomi diri sendiri, keluarga inti, dan orangtua.

Biasanya, sandwich generation merupakan pria ataupun perempuan usia produktif yang sudah menikah dan bekerja.

Peran ganda yang dijalankan generasi tersebut tidaklah mudah. Terlebih, bila penghasilan mereka pas-pasan. Bisa saja penghasilan tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan primer semata. Sementara, kebutuhan untuk menabung, dana darurat, dan investasi tidak bisa dipenuhi.

Baca juga: Bentuk Cinta pada Keluarga, Ini Pentingnya Memiliki Asuransi di Masa Pandemi

Mengutip hasil survei Katadata Insight Center untuk Astra Life yang dilakukan pada September 2021, sebanyak 83,6 persen sandwich generation di Indonesia mengaku mampu merawat tanggungan, baik keluarga inti maupun orangtua, dengan baik.

Sayangnya, generasi sandwich yang memiliki kesiapan finansial dalam memenuhi kebutuhan pokok, menabung, dan berinvestasi hanya berjumlah 13,4 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perkara keuangan yang dihadapi generasi sandwich pun dapat berdampak buruk bagi relasi personal dengan pasangan, anak, dan orangtua. Imbasnya, berkat tuntutan berbagi peran, sejumlah generasi ini berpotensi mengalami gangguan kesehatan mental.

Adapun gangguan kesehatan mental yang kerap dialami adalah burnout (kelelahan fisik dan mental), gangguan tidur (banyak tidur atau kurang tidur), perasaan bersalah, khawatir terus-menerus, kecemasan (anxiety), serta depresi.

Baca juga: Diminati Kaum Milenial, Berikut Tips Memilih Produk Asuransi Jiwa Digital

Menjadi sandwich generation yang baik

Meski sulit, peran ganda tersebut masih dapat dijalankan secara baik. Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan generasi sandwich untuk menyeimbangkan peran ganda. Berikut ulasannya.

1. Ubah pola pikir

Mengatur pola pikir yang benar merupakan hal mutlak. Sebagai orangtua, generasi sandwich harus menerapkan pola pikir bahwa anak-anak bukanlah investasi finansial.

Prinsip tersebut akan mendorong generasi sandwich untuk membuat perencanaan keuangan dengan baik. Dengan begitu, mereka tak akan bergantung pada anak-anak nantinya. Mereka pun bisa memutus mata rantai dalam membentuk generasi sandwich berikutnya.

2. Lakukan perencanaan keuangan dengan baik

Langkah ini merupakan hal krusial agar bisa menjadi generasi sandwich yang baik. Untuk membuat bujet bulanan, banyak rumus bisa diterapkan.

Baca juga: Premi Astra Life Tumbuh 78 Persen, Bancassurance Jadi Pendongkrak

Pertama, rumus 50/30/20, yakni 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan dan investasi.

Kedua, bisa pula menerapkan rumus 40/30/20/10, yakni 40 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk batas maksimal cicilan utang, 20 persen untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang seperti investasi, serta 10 persen untuk dana darurat. Pilih formula yang sesuai dengan kebutuhan, penghasilan, dan kondisimu.

Setelah membuat perencanaan, pastikan selalu mencatat semua pengeluaran harian, termasuk untuk diri sendiri, keluarga inti, dan orangtua. Catatan ini berguna untuk arus keuangan dan evaluasi bujet bulanan.

3. Rencanakan strategi investasi secara matang

Strategi investasi diperlukan agar tujuan keuangan jangka panjang bisa tercapai. Untuk hal ini, kamu bisa menerapkan tiga tahapan investasi, yakni growth, distribution, dan protection.

Baca juga: Mengenal Sandwich Generation yang Banyak Dijumpai di Negara Berkembang

Konsep growth mengacu pada prinsip investasi yang dapat menumbuhkan aset. Untuk ini, generasi sandwich perlu menanamkan dana sedini mungkin agar imbal hasil keuntungan bisa dirasakan.

Selanjutnya, bagi dana tersebut ke dalam beberapa instrumen investasi. Hal ini dapat membuat dana kamu terdistribusi (distribution) dengan baik.

Contohnya, menabung emas yang dikhususkan untuk kehidupan masa tua dan investasi saham untuk biaya pendidikan anak hingga kuliah.

Selain itu, pastikan kamu selalu menggali informasi sebanyak mungkin tentang financial planning agar investasi dapat menghasilkan manfaat besar.

Baca juga: Pertumbuhan Premi Capai 78 Persen, Astra Life Optimistis Mampu Hadapi Pandemi Covid-19

Jangan lupa, yang paling dasar dan penting adalah memiliki proteksi atau asuransi agar kamu bisa tenang menjalani aktivitas sebagai sandwich generation tanpa khawatir aset akan tergerus bila terjadi risiko dalam hidup, seperti jatuh sakit dan tutup usia. 

Contoh proteksi keuangan yang dapat dipilih adalah asuransi jiwa dan kesehatan yang ditawarkan oleh PT Asuransi Jiwa Astr (Astra Life).

Sebagai informasi, Astra Life juga memiliki perhatian dan mendukung agar generasi sandwich dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Astra Life mewujudkan hal ini dengan menginisiasi kampanye #BetterSandwichGen - Dimulai Dari Kamu.

Presiden Direktur Astra Life Windawati Tjahjadi mengatakan, melalui kampanye tersebut, Astra Life mengajak generasi milenial yang termasuk dalam sandwich generation untuk berubah menjadi lebih baik dan memutus mata rantai generasi berperan ganda.

Baca juga: Memahami Masalah Finansial, dari YOLO hingga Sandwich Generation

“Generasi sandwich tentu tidak ingin mengurangi tanggung jawab kepada keluarga. Namun, dengan perencanaan keuangan yang baik, seperti memiliki asuransi, dapat memperbesar kekuatan untuk menanggung dan membahagiakan mereka yang dicintai,” ujar Windawati dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (19/11/2021).

Windawati menambahkan, selain memiliki tabungan dan investasi, asuransi jiwa dan kesehatan, baik untuk diri sendiri maupun untuk keluarga, juga penting dimiliki.

Pasalnya, risiko kesehatan tidak dapat dihindari dan ditebak. Apalagi, masalah kesehatan juga kerap membebani pengeluaran keluarga generasi sandwich. Masalah ini pun datang secara tak terduga.

Selain itu, lanjut Windawati, uang pertanggungan dari asuransi jiwa dapat menjadi penyambung hidup keluarga apabila pencari nafkah tutup usia.

Baca juga: “Generasi Sandwich” Korbankan Kepentingan Pribadi Demi Biayai Orangtua, Adik, hingga Ponakan

“Astra Life menyediakan rangkaian produk perlindungan yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan sandwich generation dengan manfaat menyeluruh melalui produk asuransi jiwa. Salah satu produk asuransi Astra Life yang dapat dipilih generasi sandwich adalah Flexi Life,” terangnya.

Untuk diketahui, produk Flexi Life merupakan asuransi jiwa murni yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial nasabah. Pasalnya, uang pertanggungan dan premi asuransi ini bisa ditentukan oleh nasabah sendiri.

Astra Life menyediakan rangkaian produk perlindungan yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan sandwich generation dengan manfaat menyeluruh melalui produk asuransi jiwa. Salah satu produk asuransi Astra Life yang dapat dipilih generasi sandwich adalah Flexi LifeDok. Astra Life Astra Life menyediakan rangkaian produk perlindungan yang dapat menjadi solusi untuk kebutuhan sandwich generation dengan manfaat menyeluruh melalui produk asuransi jiwa. Salah satu produk asuransi Astra Life yang dapat dipilih generasi sandwich adalah Flexi Life

Sebagai asuransi ultrafleksibel pertama di Indonesia, Flexi Life memiliki beberapa keunggulan. Dengan asuransi ini, sandwich generation dapat menentukan perlindungan jiwa hingga Rp 5 miliar tanpa perlu melakukan medical check-up.

Baca juga: Menilik Pentingnya Asuransi Bagi Generasi Sandwich

Selain itu, nasabah bebas mengubah besaran uang pertanggungan, masa pertanggungan, frekuensi pembayaran premi, dan mengajukan perubahan lainnya sesuai kebutuhan seiring perubahan tahapan kehidupan. Perubahan tersebut bisa dilakukan secara online.

"Tak hanya itu, polis auto renew secara otomatis diperpanjang setiap tahun. Nasabah tidak perlu repot mendaftar ulang tanpa perlu menjawab pertanyaan terkait kesehatan," tutur Windawati.

Ia menambahkan, asuransi Flexi Life juga bisa dibeli secara online dengan jaminan harga terbaik. Seluruh premi yang dibayar pun dapat dioptimalkan untuk manfaat perlindungan. Proses klaim juga 100 persen dilakukan secara online.

Dengan Flexi Life, lanjut Windawati, generasi sandwich bisa mempersiapkan dana untuk orang terkasih apabila terjadi risiko meninggal dunia.

Baca juga: Tips Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich, “Naik di Sini Tekan di Sana”

Flexi Life memberikan 100 persen uang pertanggungan kepada penerima manfaat yang tercantum pada polis jika orang yang diasuransikan atau tertanggung meninggal dunia karena sakit ataupun kecelakaan.

Adapun lama masa pertanggungan mulai dari 1 tahun atau sampai usia 85 tahun. Masa pembayaran premi akan mengikuti masa pertanggungan.

"Frekuensi pembayaran premi bisa dipilih secara tahunan, semesteran, kuartalan, ataupun bulanan," paparnya.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait produk Astra Life, kunjungi ilovelife.co.id dan follow Instagram @astralifeid untuk berbagai tips menarik lainnya.

Baca juga: Generasi Sandwich, 4 Alokasi Keuangan Ini Perlu Kamu Perhatikan

Selama kampanye tersebut berlangsung, rangkaian kegiatan dalam bentuk webinar, talk show, serta konten edukatif lainnya dihadirkan melalui akun Instagram dan Twitter Astra Life.

Informasi lebih lanjut mengenai kampanye #BetterSandwichGen, silakan klik tautan berikut.

4. Komunikasikan dengan pasangan dan keluarga

Setelah mengetahui kondisi dan strategi perencanaan keuangan, komunikasikan hal tersebut dengan pasangan dan anggota keluarga. Jangan ragu pula untuk mengajak pasangan menyusun rencana bersama.

Selain itu, kamu juga perlu membangun komunikasi dengan orangtua. Beri pengertian tentang kemampuan finansialmu agar orangtua lebih memahami.

Baca juga: Ingin Lepas dari Jebakan Generasi Sandwich, Simak Tips Ini

Pola komunikasi yang baik akan meminimalisasi konflik. Hubungan suami istri dan orangtua dapat semakin kuat. Hal ini akan berdampak pada kesehatan mental kamu. Dengan demikian, kamu dapat menjadi generasi sandwich yang lebih baik.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.