Sun Energy Dapat Suntikan Pendanaan Seri A Rp 360 Miliar

Kompas.com - 23/11/2021, 15:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang proyek tenaga surya, SUN Energy berhasil meraih pendanaan seri A sebesar 25 juta dollar AS atau lebih dari Rp 360 miliar. Pendanaan seri A ini sekaligus meningkatkan valuasi SUN Energy mencapai 200 juta dollar AS.

Pendanaan itu dipimpin oleh sejumlah konglomerat terkemuka di Indonesia, yaitu TBS Energi Utama, melalui anak perusahaannya PT Toba Bara Energi (TBAE). Termasuk juga PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), induk perusahaan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).

“Melihat potensi energi surya di Indonesia yang sangat besar, kami bangga dapat bermitra dengan beberapa perusahaan konglomerasi di Indonesia yang terlibat sebagai investor pada pendanaan Seri A ini,” ujar Chief Executive Officer SUN Energy dalam keterangannya, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Quincus Himpun Rp 1,4 Triliun dalam Penutupan Putaran Pendanaan Seri B

Menurutnya, SUN Energy akan menggunakan pendanaan tersebut untuk mengembangkan berbagai proyek di Indonesia.

Selain itu, untuk memperluas skala bisnis di wilayah regional, serta memperkuat platform perusahaan yang berada di garis depan dalam gerakan transisi energi Indonesia.

Selain melayani pelanggan dari sektor industri dan komersial, kini SUN Energy melengkapi ekosistem energi terbarukan dengan memperluas layanan yang terdiri dari solusi energi surya berbasis teknologi untuk perumahan, mobilitas, kendaraan listrik, dan sertifikat energi baru terbarukan.

Lewat pendanaan Seri A tersebut, kata Phillip, bisa memperkuat posisi SUN Energy di Indonesia serta meningkatkan pertumbuhan perusahaan di regional bersama dengan mitra strategis unggulan yang memiliki kesamaan visi dalam mendorong transisi energi bersih.

Baca juga: 360Kredi Dapat Fasilitas Pendanaan dari J Trust Bank

“SUN Energy berharap bisa mengambil andil besar dalam perjalanan transformasi energi masa depan dan akan mengubah lanskap energi terbarukan di kawasan ini dengan inovasi teknologi serta proyek-proyek yang inovatif,” ungkapnya.

Wakil Direktur Utama TBS Energi Utama mengatakan, investasi tersebut merupakan salah satu strategi perusahaan untuk mendorong target nol emisi karbon pada tahun 2030. Melalui kapabilitas yang dimiliki oleh SUN Energy, TBS Energi Utama dapat mengakselerasi target tersebut.

“Industri pembangkit listrik tenaga surya merupakan salah satu fokus serta strategi untuk mengurangi jejak karbon. Dengan rekam jejak yang dimiliki oleh SUN Energy, kami percaya kolaborasi ini akan mengakselerasi target Nol Emisi Karbon di tahun 2030,” ujar Pandu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.