Kompas.com - 24/11/2021, 19:44 WIB
Ilustrasi economicvoice.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) semakin gencar dilakukan pemerintah.

Salah satu opsi yang sudah masuk dalam roadmap menuju net zero emission di 2060 mendatang adalah pengembangan Pembangkit Listrik bertenaga nuklir (PLTN).

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan, dalam catatan yang sudah dituangkan dalam roadmap menuju net zero emission di 2060, pada periode 2021-2050 commercial operation date (COD) pertama untuk PLTN direncanakan mulai pada 2049 yang bisa dipercepat atau lebih lambat.

Baca juga: Pembangunan PLTN Opsi Terakhir Bagi Indonesia, Mengapa?

"Kita punya target PLTN mungkin mencapai 40 GW di akhir 2060 dan kami yakin teknologi PLTN makin ke sini makin aman," ucap dia dalam acara virtual, Rabu (24/11/2021).

Rida mengatakan, saat ini ada dua syarat penting yang harus dipenuhi untuk mendirikan PLTN. Pertama, political will. "Misalnya Presiden bicara go nucler, maka selesai," ujarnya.

Syarat kedua, adalah penerimaan dari masyarakat yang sampai dengan saat ini masih diragukan surveinya oleh Batan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Rida melihat, trennya menjadi lebih baik karena masyarakat saat ini lebih mengerti dan menerima kehadiran PLTN di negeri ini. (Arfyana Citra Rahayu)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul COD pembangkit tenaga nuklir direncanakan mulai 2049

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
WORK SMART
Tim Virtual
Tim Virtual
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Mengenal OJK, Sejarah Berdiri, Tugas, Fungsi, dan Wewenangnya

Whats New
Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Lewat KTT G20, Luhut Ingin Tunjukkan Kemajuan Pembangunan di Indonesia

Rilis
Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Whats New
Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Penerima Bantuan Subsidi Upah Ditambah, Begini Cara Cek Status Calon Penerima

Rilis
Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Minyak Goreng Turun, Berikut Daftar Harga Sembako Hari Ini di Jakarta

Spend Smart
Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Meski Terhalang Banjir, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan

Rilis
Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Fed Lakukan Tapering, Bagaimana Daya Tarik Obligasi Dalam Negeri?

Rilis
Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Beda Cara Transaksi Pakai Kartu E-toll dan Pembayaran Tol Nirsentuh

Whats New
Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Men’s Republic Rebranding Jadi Republic, Apa Saja yang Baru?

Whats New
Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Mulai 20 Desember, ASN Dilarang Cuti dan Bepergian ke Luar Kota, kecuali...

Rilis
Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Menko Airlangga Pasang Target Indonesia di KTT G20, Apa Saja?

Whats New
Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Apa Implikasinya jika Upah Minimum Ditetapkan Tak Sesuai PP Pengupahan?

Work Smart
 Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Kuartal III-2021, Penjualan SMKL Naik 22 Persen

Rilis
Pluang Gandeng Tokopedia Hadirkan Fitur Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000

Pluang Gandeng Tokopedia Hadirkan Fitur Investasi Emas, Mulai dari Rp 5.000

Rilis
Bandara Kualanamu Dikelola Asing, Pemerintah Klaim Dapat Untung Banyak

Bandara Kualanamu Dikelola Asing, Pemerintah Klaim Dapat Untung Banyak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.