Dapat Hibah Aset Eks BLBI, Sri Mulyani Mau Pakai Buat Kantor Pajak yang Masih Sewa Ruko

Kompas.com - 25/11/2021, 13:31 WIB
Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seremoni penyerahan aset eks-BLBI kepada Pemkot Bogor dan 7 Kementerian/Lembaga di Jakarta, Kamis (25/11/2021). Dok. Kementerian KeuanganMenteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seremoni penyerahan aset eks-BLBI kepada Pemkot Bogor dan 7 Kementerian/Lembaga di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah baru saja melakukan serah terima aset tanah sitaan satgas BLBI kepada Pemerintah Kota Bogor dan 7 Kementerian/Lembaga seluas 42,6 hektar (Ha) dengan nilai Rp 492 triliun.

Salah satu kementerian yang mendapat aset eks-BLBI ini adalah Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan mendapat aset seluas 2.576 meter persegi dengan nilainya mencapai Rp 112,3 miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jajarannya akan menggunakan tanah eks-BLBI tersebut untuk kantor pajak di berbagai wilayah. Sebab sampai saat ini, banyak kantor pajak yang masih menyewa ruko.

Baca juga: Pesan Sri Mulyani Buat Obligor BLBI: Tidak Bayar Utang adalah Kezaliman

"Mungkin Bapak/Ibu sekalian banyak yang tidak memahami, banyak kantor-kantor dari perpajakan kita masih ada yang menyewa di ruko-ruko, padahal mereka tugasnya sangat penting untuk mengumpulkan keuangan negara," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers penyerahan aset eks-BLBI, Kamis (25/11/2021).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, pihaknya juga akan menggunakan tanah eks-BLBI untuk beberapa kantor bea dan cukai, hingga kantor perbendaharaan.

Tanah yang dihibahkan untuk Kementerian Keuangan tersebar di beberapa wilayah, yakni Batam, Semarang, Makassar, dan Samarinda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi kami kalau melihat aset di berbagai daerah yang memang bisa digunakan untuk membangun terutama kantor dari instansi vertikal di Kemenkeu, baik pajak dan bea cukai," ucap Sri Mulyani.

Sri Mulyani berharap, kantor baru membuat sumber daya manusia di instansi vertikal Kementerian Keuangan bisa lebih produktif dan semangat bekerja.

Selain Kemenkeu, beberapa K/L yang mendapat aset tanah, yaitu Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Pertahanan, Kepolisan Negara RI, Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Pemberian aset kepada Kemenhan di wilayah Deli Serdang bakal digunakan untuk membangun kapasitas prajurit TNI. Aset tanah ini mencapai 120.000 meter persegi dengan nilai Rp 3,13 miliar.

Baca juga: Hindari Mafia Tanah, Aset Eks BLBI Senilai Rp 492 Miliar Dihibahkan ke 8 Instansi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.