Pemulihan Pariwisata Didominasi Turis Lokal, Industri Perhotelan Maksimalkan Potensi Bisnis ini

Kompas.com - 25/11/2021, 19:30 WIB
Ilustrasi turis Ilustrasi turis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor pariwisata tengah berada dalam tren pemulihan, seiring dengan mulai dibuka kembalinya destinasi wisata dan pintu masuk wisatawan mancanegara.

Meskipun demikian, kedatangan wisatawan mancanegara masih belum maksimal.

Hal ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik, yang menunjukan pada September 2021 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hanya 126.510 kunjungan, turun 15,08 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga: Luhut: Pemerintah Kawal Konsep Geopark yang Bakal Jadi Magnet Pariwisata

Pada saat bersamaan, data dari sejumlah dinas pariwisata menunjukan, wisatawan domestik justru mengalami peningkatan, bahkan jauh lebih tinggi dibanding wisatawan mancanegara.

Dinas Pariwisata Buleleng misalnya, yang mencatat jumlah wisatawan pada periode Januari-Oktober 2020 yang berkunjung ke Bali Utara mencapai 220.903 wisatawan, sementara jumlah turis asing hanya mencapai 5.897 orang.

Merespons data tersebut, Ketua Bidang Pelatihan Sumber Daya Manusia Persatuan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Alexander Nayoan mengatakan, industri perhotelan akan fokus memaksimalkan potensi wisatawan lokal melalui inovasi bisnis perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyebutkan, saat ini industri perhotelan tengah fokus menggarap bisnis work from hotel atau wisata singkat di penginapan yang biasa disebut staycation.

Baca juga: Penggunaan QRIS Diyakini Bisa Dorong Pertumbuhan Pariwisata RI

"Di masa new normal, kini staycation telah menjadi kebiasaan yang digandrungi banyak orang dan pangsa pasarnya juga tidak terbatas hanya pada anak muda, tapi juga keluarga," kata Alexander, dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

CEO Bobobox Indra Gunawan menyebutkan, pihaknya juga fokus menggarap segmen wisatawan lokal, melalui bisnis peristirahatan dengan konsep modular.

"Wisatawan dalam negeri nampaknya masih mendominasi dan menjadi kontributor utama pemulihan sektor pariwisata di Indonesia," ujar dia.

Selain itu, dalam rangka memaksimalkan potensi wisatawan lokal dan tren staycation, Bobobox melakukan ekspansi bisnis, dengan menambah jumlah lokasi serta model penginapan, Bobocabin.

"Bobocabin merupakan konsep elevated-camping yang mengusung pengalaman baru berkemah dengan memadukan kenyamanan fasilitas hunian, penggunaan teknologi Internet of Thing," kata Indra.

Baca juga: Jokowi Resmi Alihkan Saham Negara di 5 BUMN Ini ke Holding Pariwisata

PHRI meyakini, konsep menginap di hotel minimalis berharga terjangkau, berada di alam terbuka, bersih serta punya jaminan keamanan bakal menjadi budaya wisata baru ke depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.