Bos BI Proyeksi Krisis Energi Mulai Mereda Awal Tahun Depan

Kompas.com - 26/11/2021, 14:10 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo DOKUMENTASI BANK INDONESIAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi, krisis energi yang terjadi di berbagai negara akan berangsur membaik pada awal tahun 2022.

Sebab menurut Perry, salah satu penyebab utama menipisnya sejumlah komoditas energi ialah tingginya permintaan dari negara-negara yang menghadapi musim dingin.

"Kami perkirakan (krisis energi) ini mulai awal tahun depan sudah mulai agak mereda," kata dia, dalam gelaran Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Semua Lembaga yang Dapat Izin BI Dilarang Layani Kripto sebagai Alat Pembayaran

Krisis energi merupakan salah satu fenomena yang diyakini bank sentral dapat mempengaruhi laju inflasi pada tahun depan.

Asal tahu saja, BI memproyeksi, inflasi harga tahun 2022 akan tetap terjaga pada kisaran 3 persen, seiring dengan tren pemulihan ekonomi nasional.

Akan tetapi, proyeksi tersebut berpotensi meleset, apabila fenomena krisis energi dan juga gangguan rantai pasok global masih berlanjut hingga tahun depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu yang membuat beberapa kendala di dalam kelangkaan energi," ujarnya.

Oleh karenanya, Perry menyebutkan, bank sentral akan terus mewaspadai fenomena-fenomena global itu, guna menjaga laju inflasi nasional.

"Semoga secara keseluruhan tahun (inflasi) sekitar 3 persen, sekaligus kemungkinan-kemungkinan ada di atas 3 persen," ucapnya.

Baca juga: Gubernur BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan Tembus 5,5 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.