Erick Thohir: Banyak Perusahaan Kontrol Bibit Sawit Unggul, PTPN Buka Lebar untuk Petani

Kompas.com - 27/11/2021, 13:59 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) berbincang dengan Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa (kiri) dan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Mohammad Abdul Ghani saat penanaman bibit sawit unggul bersertifikat di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (26/11/2021) sore. KOMPAS.COM/IDONMenteri BUMN Erick Thohir (tengah) berbincang dengan Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko Santosa (kiri) dan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Mohammad Abdul Ghani saat penanaman bibit sawit unggul bersertifikat di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (26/11/2021) sore.


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap banyak perusahaan mengontrol ketat bibit sawit unggul, namun tidak begitu di perusahaan BUMN.

Hal ini tercermin melalui langkah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui anak perusahaan PTPN V, yang mewujudkan sinergi bersama para petani melalui program PTPN untuk Sawit Rakyat.

Dalam kegiatan ini PTPN V untuk pertama kalinya menyediakan dan melepas bibit sawit unggul bersertifikat kepada para petani.

Baca juga: BUMN PTPN Terlilit Utang Rp 43 Triliun, Erick Thohir: Penyakit Lama!

Tercatat mulai 2020 hingga akhir November 2021 ini, sebanyak 1,1 juta dari total 1,4 juta bibit, telah dibeli oleh petani sawit swadaya.

Erick Thohir pun memberikan apresiasi kepada PTPN V sebagai anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).

Ini disampaikan Erick Thohir pada acara penanaman perdana peremajaan sawit rakyat di Koperasi Unit Desa (KUD) Mojopahit Jaya, Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Jumat sore (26/11/2021).

“Saya mengucapkan terima kasih karena Jajaran Direksi dan Komisaris PTPN telah menjadikan saudara-saudara kita para petani, yang selama ini diposisikan lemah, tetapi hari ini adalah mitra,” ujarnya, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Soal Dugaan Korupsi di PTPN dan Krakatau Steel, Erick Thohir: Kalau Terbukti, Harus Tanggung Jawab

“PTPN telah berubah, PTPN hadir untuk sawit rakyat. Kebijakan yang diambil direksi adalah kebijakan luar biasa. Ketika banyak perusahaan mengontrol bibit sawit unggul kepada petani, kita (PTPN) malah buka lebar. Ini kebijakan luar biasa," sambung Erick Thohir.

Dalam kesempatan itu, Erick juga sempat berdialog langsung bersama para petani. Tukimin, salah seorang petani KUD Mojopahit Jaya mengaku bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar mitra PTPN V.

Sejak mengikuti program transmigrasi 1988 silam, hingga kini dia mengatakan memiliki tingkat ekonomi yang baik dengan menjadi petani sawit mitra PTPN V.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.