Cakupan Keunggulan yang Dimiliki Indonesia di Perdagangan Internasional

Kompas.com - 28/11/2021, 16:14 WIB

KOMPAS.com - Cakupan keunggulan produk komoditas mutlak diperlukan untuk bisa memenangkan perdagangan internasional. Wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan banyaknya permintaan dari wilayah luar. Ada beberapa cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia

Seperti diketahui, teknologi dan sumber daya sangat berpengaruh pada produksi sehingga bisa membuat proses produksinya efisien yang pada akhirnya akan meningkatkan penawaran. 

Kondisi ini tentunya membuat wilayah tersebut memiliki keunggulan, sehingga pada akhirnya akan banyak menimbulkan permintaan. Pada prinsipnya, wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan permintaan.

Dikutip dari Investopedia, perdagangan internasional adalah memungkinkan negara-negara untuk memperluas pasar mereka dan mengakses barang dan jasa yang mungkin tidak tersedia di dalam negeri. 

Baca juga: Perdagangan Internasional: Definisi, Dampak, Jenis, dan Manfaat

Sebagai hasil dari perdagangan internasional adalah pasar menjadi lebih kompetitif. Hal ini pada akhirnya menghasilkan harga yang lebih kompetitif dan bisa menjual produk yang lebih murah ke konsumen.

Cakupan keunggulan yang dimiliki Indonesia

Apa saja cakupan keunggulan yang dimiliki Indonesia dalam perdagangan internasional?

Berikut ini adalah cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia:

1. Tanah yang subur

Indonesia adalah negara dengan pemilik tanah yang subur, terutama di Pulau Jawa. Hal ini menjadi keunggulan Indonesia dalam produk ekspor terutama sektor pertanian. 

2. Kaya mineral

Selain subur, cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia adalah kaya akan sumber daya mineral. Banyak potensi sumber daya alam yang bisa ditambang dari perut bumi Tanah Air seperti nikel, bauksit, emas, timah, tembaga, dan sebagainya. 

3. Laut

Tak bisa dipungkiri, cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia berikutnya adalah laut dan sumber daya di dalamnya. Apalagi, laut adalah mencakup dua pertiga wilayah Indonesia. 

Sebaliknya, ada beberapa komponen yang bukan merupakan cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia, salah satunya teknologi. 

Baca juga: Hambatan-hambatan dalam Perdagangan Internasional

cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia dan wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan naiknya permintaan.KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia dan wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan naiknya permintaan.

Keunggulan komparatif

Keunggulan kompetitif adalah kemampuan usaha suatu perusahaan atau negara untuk bersaing dalam sengitnya persaingan di pasar perdagangan internasional. 

Apalagi ketika usaha suatu negara harus melawan usaha kompetitor yang sejenis, pastinya akan sulit untuk menarik perhatian target pembeli yang sama. 

Yang mengemukakan perdagangan internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatif adalah David Richardo. 

Itulah beberapa informasi cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia dan wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan naiknya permintaan. 

Simak cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia dan wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan naiknya permintaan. Lalu yang mengemukakan perdagangan internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatifKOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Simak cakupan keunggulan yang dimiliki indonesia dan wilayah yang memiliki keunggulan atas produk tertentu menimbulkan naiknya permintaan. Lalu yang mengemukakan perdagangan internasional terjadi apabila ada perbedaan keunggulan komparatif

Baca juga: Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Transaksi 'Digital Banking' Melesat, Per April Tembus Rp 5.338,4 Triliun

Transaksi "Digital Banking" Melesat, Per April Tembus Rp 5.338,4 Triliun

Whats New
Sudah Dinanti Para Pekerja, Kapan SBU 2022 Cair?

Sudah Dinanti Para Pekerja, Kapan SBU 2022 Cair?

Whats New
Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Whats New
Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Spend Smart
ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

Whats New
Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik 'Blast Furnace'

Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik "Blast Furnace"

Whats New
Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Whats New
PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

Whats New
Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Earn Smart
Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Whats New
Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Spend Smart
OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

Whats New
Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Whats New
Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Whats New
MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.