Kompas.com - 30/11/2021, 17:07 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif saat melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Hulu Rokan di Provinsi Riau, Kamis (14/10/2021). Dok. Pemprov RiauMenteri ESDM Arifin Tasrif saat melakukan kunjungan kerja ke Pertamina Hulu Rokan di Provinsi Riau, Kamis (14/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pemerintah menargetkan tak ada lagi impor bahan bakar minyak (BBM) pada 2027.

Ada beberapa strategi yang disiapkan pemerintah untuk mencapai cita-cita bebas impor BBM, diantaranya melalui penggunaan kendaraan listrik dan peningkataan penggunaan biodiesel dengan mengoptimalkan produksi bahan bakar nabati (BBN) dalam negeri.

"Diharapkan pada tahun 2027, kita tak lagi impor BBM, sehingga bisa menghemat devisa dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit dengan mandatori BBN," ujarnya dalam webinar terkait mandatori biodiesel, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Secara rinci, dalam strategi energi untuk pengurangan impor BBM, penggunaan mobil listrik ditargetkan mencapai 2 juta unit dan motor listrik mencapai 13 juta unit pada 2030. Rencananya, untuk mencapai target itu akan dibarengi insentif pembebasan pajak kendaraan listrik selama 10 tahun.

Sejalan dengan itu, program biodiesel 30 persen (B30) akan dipertahankan dan mengoptimalkan produksi BBN. Menurutnya, implementasi biodiesel sudah sukses berjalan selama 15 tahun sehingga menjadikan Indonesia sebagai pelopor dalam pemanfaatan energi hasil pencampuran BBN dengan diesel.

Arifin mengatakan keberhasilan itu terus mendorong pemerintah untuk meningkatkan pencampuran atau blending rate menjadi B40 atau 40 persen BBN dengan diesel.

"Saat ini Kementerian ESDM sedang menyusun rencana strategi pengembangan B40 dengan menerapkan bahan bakar hijau," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini dengan berjalannya penerapan B30 di sepanjang 2021 maka diperkirakan bisa menghemat devisa negara sebesar Rp 44,5 triliun. Hal itu karena berkurangnya impor BBM jenis solar.

Selain itu, program mandatori ini juga telah memberikan nilai tambah dari CPO menjadi biodiesel senilai Rp 8,91 triliun di 2021. Termasuk pula diperkirakan telah menyerap 910.000 pekerja on farm dan 6.000 pekerja off farm.

Baca juga: Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

"Mandarioti BBN merupakan program strategis nasional yang berdampak signifikan dan bertujuan untuk memenuhi komitmen pemerintah mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan ketahanan kemandirian energi, memberikan kestabilan harga CPO, juga meningkatkan nilai tammbah melalui hilirisasi kelapa sawit," kata Arifin.

Adapun selain mendorong penggunaan kendaraan listrik dan biodiesel, upaya menyetop impor BBM juga dilakukan pemerintah dengan mendorong penggunaan bahan bakar gas (BBG).

Targetnya, di 2030 sudah ada 440.000 unit kendaraan dan 257 unit kapal yang menggunakan BBG. Namun untuk mencapainya, pemerintah berencana memberikan insentif penyesuaian harga gas.

Tak hanya itu, dilakukan pula penambahan jumlah kilang untuk memproduksi solar yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri. Targetnya bertambah 1 kilang baru dan mengembangkan 4 kilang eksisting pada 2030.

Baca juga: Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

Whats New
Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Whats New
Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Whats New
Bangun Ibu Kota Baru 'Nusantara', Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Bangun Ibu Kota Baru "Nusantara", Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Whats New
Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Whats New
Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Whats New
Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Spend Smart
Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Earn Smart
Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Whats New
Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Whats New
Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Whats New
Pesan Blue Bird di Mobile Banking BCA Bisa Dapat Diskon, Ini Caranya

Pesan Blue Bird di Mobile Banking BCA Bisa Dapat Diskon, Ini Caranya

Spend Smart
IHSG Turun 1,4 Persen di Sesi I, Investor Asing Lepas Saham BBNI, ANTM, dan BBCA

IHSG Turun 1,4 Persen di Sesi I, Investor Asing Lepas Saham BBNI, ANTM, dan BBCA

Whats New
Jadwal dan Harga Tiket DAMRI Royal Class Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Malang

Jadwal dan Harga Tiket DAMRI Royal Class Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Malang

Spend Smart
Biaya dan Cara Membuat SKCK Online Sidoarjo

Biaya dan Cara Membuat SKCK Online Sidoarjo

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.