Mengenal Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO dan Tujuan Berdirinya

Kompas.com - Diperbarui 01/12/2021, 17:33 WIB
WTO adalah singkatan dari Organisasi Perdagangan Dunia, apa tujuan WTO? KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWTO adalah singkatan dari Organisasi Perdagangan Dunia, apa tujuan WTO?

Dalam Perjanjian Marrakesh, pendiri Organisasi Perdagangan Dunia mengakui bahwa perdagangan harus dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan standar hidup, memastikan pekerjaan penuh, meningkatkan pendapatan riil dan memperluas perdagangan global barang dan jasa sambil memungkinkan penggunaan sumber daya dunia secara optimal.

Baca juga: Digugat Uni Eropa soal Nikel di WTO, Jokowi: Dengan Cara Apa Pun Kita Lawan!

Peran Anggota Organisasi Perdagangan Dunia

Terbentuk sejak tahun 1995, WTO adalah dijalankan oleh pemerintah anggotanya. Semua keputusan besar dibuat oleh anggota WTO secara keseluruhan, baik oleh para menteri atau oleh duta besar atau delegasi.

Dikutip dari website kemlu.go.id, pengambilan keputusan di WTO adalah umumnya dilakukan berdasarkan konsensus oleh seluruh negara anggota.

Badan tertinggi di WTO adalah Konferensi Tingkat Menteri (KTM) yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

Kegiatan-kegiatan pengambilan keputusan Organisasi Perdagangan Dunia dilakukan oleh General Council.

Baca juga: Hadapi Gugatan Uni Eropa soal Nikel di WTO, Ini 3 Argumen yang Bisa Dicoba Pemerintah

Di bawahnya terdapat badan-badan subsider yang meliputi dewan, komite, dan sub-komite yang bertugas untuk melaksanakan dan mengawasi penerapan perjanjian-perjanjian WTO oleh negara anggota.

Perjanjian organisasi perdagangan dunia ini memang panjang dan kompleks karena merupakan teks hukum yang mencakup berbagai kegiatan. 

Namun, sejumlah prinsip dasar dan sederhana berlaku di seluruh dokumen ini. Prinsip-prinsip ini adalah dasar dari sistem perdagangan multilateral.

Pada dasarnya, WTO adalah organisasi yang menaungi perdagangan dunia. Organisasi Perdagangan Dunia ini berdiri sejak tahun 1995. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.