Erick Thohir Tutup 74 Anak-Cucu BUMN, Terbanyak dari Pertamina dan Telkom

Kompas.com - 01/12/2021, 18:39 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Ogan Ilir Sumatera Selatan Sabtu (23/10/2021) AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGMenteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Ogan Ilir Sumatera Selatan Sabtu (23/10/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, telah menutup 74 anak-cucu perusahaan pelat merah. Terbanyak berasal dari PT Pertamina (Persero), PT Telkom (Persero), dan PTPN Group.

"Kita harus terus melakukan konsolidasi dan efisiensi jumlah dari pada BUMN, anak dan cucu itu terlalu banyak. Karena itu kita sudah menutup 74 anak dan cucu perusahaan BUMN," ujar Erick di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Ia menyebutkan, anak-cucu BUMN yang sudah di tutup diantaranya 26 perusahaan di Pertamina, 24 perusahaan di PTPN Group, dan 13 perusahaan di Telkom. Meski di tutup, namun Erick memastikan tenaga kerja terserap.

Baca juga: Ahok Kritik BUMN, Erick Thohir: Saya Ucapkan Terima Kasih

"Apakah ini juga ada pelepasan tenaga kerja? Ya tidak juga karena tentu dengan berkembangnya usaha, tenaga kerja tetap terserap," imbuhnya.

Menurut Erick, banyak anak-cucu BUMN yang tidak efisien sehingga membebani kinerja induk perusahaan. Oleh sebab itu, diperlukan pengurangan jumlah perusahaan untuk tetap menjaga kesehatan keuangan.

"Kan kadang-kadang begini, holding-nya sehat tapi dibuatlah anak cucu yang menyedot keuntungan dari pada holding-nya. Nah ini yang harus kita bongkar dan stop dan kurangi, karena kita ingin membuat holding-holding yang kuat dalam menghadapi persaingan pasar," jelas Erick.

Erick pun memastikan, bahwa Kementerian BUMN akan terus menutup anak-cucu perusahaan pelat merah yang tidak efisien. Oleh sebab itu, ke depan jumlah anak-cucu BUMN yang ditutup akan semakin bertambah.

"Pasti di banyak lainnya masih ada hal-hal yang tidak efisien, kita harus lakukan itu penutupan," katanya.

Baca juga: Ahok Soroti Kontrak BUMN, Erick Thohir: Tolong Review yang di Pertamina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.