Reksadana Pasar Uang: Definisi, Keuntungan, dan Risikonya

Kompas.com - 01/12/2021, 20:48 WIB

Penempatan reksadana pasar uang

Mengutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), reksadana pasar uang adalah reksadana yang hanya melakukan investasi pada dua hal. Pertama, instrumen pasar uang dalam negeri. Kedua, efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari dari 1 tahun.

Baca juga: Window Dressing Saham: Definisi, Cara Kerja, Tips Ambil Untung

Dengan kata lain, jenis reksa dana ini memiliki kebijakan investasi 100 persen pada instrumen pasar uang atau surat berharga dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun.

Reksadana pasar uang adalah jenis investasi cocok untuk pemenuhan tujuan keuangan dengan jangka waktu pendek (kurang dari 1 tahun). Atau investor dengan profil yang sangat konservatif.

Karena ditempatkan di deposito dan surat utang jangka pendek, maka reksadana pasar uang adalah jenis reksadana yang sangat minim risiko. Investasi pasar uang dilakukan melalui instrumen yang likuid atau mudah dicairkan.

Namun begitu, reksadana pasar uang adalah jenis investasi dengan imbal hasil lebih kecil dibanding reksadana jenis lainnya seperti reksadana saham, reksadana indeks dan reksadana campuran.

Baca juga: Belajar dari Semangat Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) Mesir

Cara memulai investasi reksadana pasar uang

  • Pilih Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan berizin di OJK.
  • Daftar sebagai investor dengan mengisi formulir dan mengikuti alur pendaftaran. Siapkan e-KTP, foto dengan e-KTP, dan NPWP (opsional)
  • Jika ingin produk syariah, pastikan kamu mengaktifkan ‘Preferensi Syariah’ atau memilih produk Reksa Dana Syariah Pasar Uang.
  • Pilih Manajer Investasi yang tepat, lakukanlah analisis terlebih dahulu dengan cara mengecek izin usaha, pengalaman kerja, track record, dan kinerjanya.
  • Pilih ‘beli/buy’ pada reksa dana yang diinginkan, lalu transfer uang sejumlah nominal yang akan diinvestasikan melalui rekening atau dompet digital.

Keunggulan dan risiko produk reksadana pasar uang

Dikutip dari Kompas.com, keunggulan reksadana pasar uang di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Keuntungan lebih tinggi daripada deposito bank pada umumnya
  • Tidak membutuhkan modal besar
  • Dapat dicairkan kapan saja
  • Jangka waktu investasi fleksibel
  • Risiko rendah

Sedangkan risiko reksadana pasar uang adalah apabila ada wanprestasi atau gagal bayar dari penerbit utang redemption. Lalu risiko lainnya dari reksadana pasar uang adalah manajer investasi tak bisa mengembalikan dana investasi akibat ada penarikan besar-besaran.

Baca juga: Adaro Energy Bukukan Laba Bersih Rp 6,01 triliun di Sepetember 2021

Sebagai contoh, dana di reksadana pasar uang A mencapai Rp 700 juta. Lalu dalam waktu bersamaan, investor menarik dana hingga Rp 600 juta. Jika hal tersebut terjadi, instrumen pasar uang dalam reksadana A harus dijual, padahal belum jatuh tempo sehingga mau tidak mau harus dijual di bawah harga beli.

Meski demikian, reksadana pasar uang adalah salah satu investasi yang cukup aman. Sebab perusahaan reksadana biasanya sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK.

Demikian informasi tentang pengertian reksadana pasar uang, cara memulai investasi reksadana pasar uang, serta keunggulan dan risikonya. Reksadana pasar uang adalah jenis produk yang cukup aman dan cocok bagi pemula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.