Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tekan Biaya Logistik, Pelindo Fokus Integrasikan Pelabuhan dengan Kawasan Industri

Kompas.com - 03/12/2021, 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo tengah fokus berkolaborasi dengan sejumlah kawasan industri sebagai upaya menekan tingginya biaya logistik. Pelindo berupaya untuk mendekatkan jarak antara lokasi perlabuhan dengan kawasan industri.

Direktur Strategi Pelindo Prasetyo mengatakan, upaya mengintegrasikan pelabuhan dan kawasan industri merupakan salah satu langkah awal perusahaan setelah resmi merger Pelindo I-IV pada 1 Oktober 2021.

"Adanya merger dan integrasi antar layanan Pelindo ini diharapkan akan menurunkan ongkos logistik. Salah satunya dengan konsep pengembangan pelabuhan saat ini adalah mendekatkan kawasan industri dengan pelabuhan," ujarnya dalam acara Kompas Talks, Kamis (3/12/2021).

Baca juga: BCA, BNI, Bank Mandiri, dan BRI Sudah Blokir Semua Kartu ATM Magnetik

Ia mengatakan, saat ini ada 10 pelabuhan yang rencananya terintegrasi dengan sejumlah kawasan industri. Contohnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe dengan Pelabuhan Malahayati, KEK Sei Mengkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung dengan Pelabuhan Kuala Tanjung, serta Kawasan Industri Medan dengan Pelabuhan Belawan.

Selain itu, ada juga Kijing Industrial Estate dengan Pelabuhan Kijing, Kawasan Industri Makassar dengan Pelabuhan Makassar, Kawasan Industri Bantaeng dengan Pelabuhan Bantaeng, serta Kawasan Industri Wijaya Kusuma dan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan Pelabuhan Tanjung Emas.

Kemudian ada Kawasan Berikat Nusantara dan Kawasan Industri di daerah timur Jabodetabek dengan Pelabuhan Tanjung Priok, serta Java Integrated Industrial and Port Estate dengan Pelabuhan JIPEE dan Pelabuhan Tanjung Perak.

"Untuk Pelabuhan JIPEE saat ini sudah beroperasi, dan di titik ini berkembang kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan. Jadi ketika kawasan industri ini tumbuh maka tentunya utilisasi Pelabuhan JIPEE pun akan semakin meningkat," jelas Prasetyo.

Baca juga: Ada Kenaikan, Simak Daftar Harga BBM Shell dan Pertamina per Desember 2021

Ia menjelaskan, terdapat 4 tujuan integrasi antara kawasan industri dengan pelabuhan, yakni peningkatan efektivitas perdagangan seiring dengan meningkatnya konektivitas hinterland-pelabuhan, optimalisasi kegiatan ekspor-impor, mempercepat perkembangan daerah, dan meningkatkan penanaman modal.

Adapun menurut Prasetyo, pelabuhan-pelabuhan tersebut merupakan pelabuhan yang memiliki jalur pelayaran strategis sehingga diharapkan bisa mendukung pergerakan logistik di kawasan industri.

Prasetyo mengatakan, dengan adanya integrasi antara kawasan industri dengan pelabuhan dan jalur pelayaran maka bisa meningkatkan kualitas distribusi logistik di Indonesia, terutama semakin rendahnya biaya logistik.

"Harapannya integrasi ini semakin meningkatkan perekonomian daerah dan logistic performance index di Indonesia juga semakin meningkat, sehingga akhirnya bisa bersaing dengan negara-negara tetangga," pungkas dia.

Baca juga: Tekan Kemiskinan, Seluruh Desa di Sumsel Akan Jadi Wilayah Mandiri Pangan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Whats New
Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Whats New
Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Whats New
Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Whats New
BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

Work Smart
Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Whats New
RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

Whats New
Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Whats New
PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Whats New
Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Whats New
Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Whats New
Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Whats New
Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+