Bank DKI Pimpin Sindikasi Kredit dan Pembiayaan Rp 4 Triliun ke PNM

Kompas.com - 03/12/2021, 16:51 WIB
Bank DKI Dok Bank DKIBank DKI
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank DKI memimpin sindikasi 19 lembaga keuangan untuk menyalurkan kredit dan pembiayaan melalui PT Permodalan Nasional Madani (PNM) senilai Rp 4 triliun kepada usaha ultra mikro, mikro dan kecil.

Sindikasi itu melibatkan sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari beberapa provinsi, serta Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH).

Direktur utama Bank DKI Fidri Arnaldi mengatakan, penyaluran kredit dan pembiayaan kepada PNM akan diteruskan kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, dan kecil yang tergabung dalam program PNM Mekaar dan ULaMM.

Skema penyaluran kredit sindikasi tersebut terdiri dari maksimal Rp 2,2 triliun untuk kredit konvensional dan Rp 1,8 triliun untuk pembiayaan syariah.

“Indonesia ini UMKM-nya 80 persen, jadi ini yang perlu kita bangun untuk membesarkan UMKM dan Bank DKI masuk di sana melalui Jakpreneur juga,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Catat, Ini Tiga Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Investasi Kripto

“UMKM butuh pelatihan dan pendampingan, selain itu UMKM juga sedang didorong untuk melakukan digitalisasi produk dan Bank DKI terlibat di dalamnya,” tambah Fidri.

Langkah itu selaras dengan salah satu fokus Bank DKI saat ini yaitu melakukan upaya akselerasi penyaluran kredit mikro.

Tercatat kredit mikro Bank DKI tumbuh sebesar 30,6 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan portofolio Rp 1,16 triliun pada September 2020 menjadi Rp 1,51 triliun pada September 2021.

“Sindikasi ini juga selaras dengan harapan Pemprov DKI Jakarta agar Bank DKI dapat menjadi fasilitator pertumbuhan ekonomi rakyat di DKI Jakarta dengan melayani lebih dari 100.000 UMK di DKI Jakarta dayn lewat Agen Bank (JakOne Abank) menuju UMKM Digital kedepannya,” tutur Fidri.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap, sindikasi itu dapat membantu pelaku usaha kecil mendapatkan akses pembiayaan, sehingga mampu meningkatkan skala bisnisnya.

“Sindikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kelas dari para pelaku usaha, membesarkan yang kecil dengan tidak mengecilkan yang besar,” kata Anies.

Baca juga: Ini Daftar Lelang Mobil Sitaan Ditjen Pajak di Akhir Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.