Aliran Listrik di Kawasan Terdampak Erupsi Gunung Semeru Mulai Pulih

Kompas.com - 06/12/2021, 16:21 WIB
Dampak kerusakan rumah warga akibat erupsi Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Gunung Semeru yang erupsi pada Sabtu (4/12/2021), menyebabkan sedikitnya 5.205 warga terdampak, 27 orang hilang, 15 orang meninggal dunia, dan ribuan rumah rusak. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGDampak kerusakan rumah warga akibat erupsi Gunung Semeru yang meluncurkan awan panas di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021). Gunung Semeru yang erupsi pada Sabtu (4/12/2021), menyebabkan sedikitnya 5.205 warga terdampak, 27 orang hilang, 15 orang meninggal dunia, dan ribuan rumah rusak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyebutkan, sebanyak 69 dari 79 trafo listrik di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru yang padam, kembali dinyalakan pada Senin (6/12/2021).

"Kami mendapatkan laporan bahwa tim PLN yang turun ke lapangan hari ini akan menyalakan 69 trafo yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Normalisasi dan pengecekan instalasi dilakukan dengan tetap memperhatikan zona aman," ujar Agung dalam keterangan pers tertulis.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi, Sri Mulyani Siagakan Anggaran Bencana

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto mengatakan, untuk daerah yang masih terputus akan dilakukan pembangunan jaringan listrik baru.

Sementara untuk 10 trafo lainnya belum bisa dipulihkan.

Alasannya, lokasi trafo tersebut berada di aliran erupsi Gunung Semeru sehingga tim PLN tidak diizinkan untuk mengakses lokasi tersebut.

Tak hanya itu, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 Kilowatt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.

"Kami upayakan maksimal untuk penarikan jaringan baru dari daerah Dampit. Hari ini ditargetkan 69 trafo menyala. Untuk penormalan sepuluh trafo lainnya masih menunggu informasi dari pihak berwenang dan kondisi aman," jelas Adi.

Baca juga: Usai Erupsi Semeru, PLN Janji Segera Pulihkan Listrik di Lumajang

Dalam upaya penormalan sistem kelistrikan di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru, PLN menerjunkan 124 personel.

Sebagaimana diketahui, hingga Minggu (5/12/2021), pukul 17.00 WIB, jumlah gardu distribusi yang sudah menyala mencapai 33 gardu atau 29,5 persen gardu sudah normal.

Masih terdapat 79 gardu yang padam dari total 112 gardu terdampak. Sementara jumlah pelanggan yang sudah menyala mencapai 7.697 pelanggan atau 25,2 persen, sedangkan 22.826 pelanggan masih terdampak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.