Startup GajiGesa Raup Pendanaan Pra Seri-A Rp 94,5 Miliar

Kompas.com - 07/12/2021, 16:20 WIB
Ilustrasi Startup SHUTTERSTOCKIlustrasi Startup

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan atau startup manajemen dan kesejahteraan karyawan, GajiGesa, mendapatkan dana segar sebesar 6,6 juta dollar AS atau setara Rp 94,5 miliar dari pendanaan pra-Seri A.

Pendanaan itu dipimpin oleh MassMutual Ventures, perusahaan modal ventura global, dan beberapa investor lainnya termasuk Northstar Group partners.

Co-Founder GajiGesa Vidit Agrawal mengatakan, pendanaan itu diharapkan dapat mendukung visi perusahaan menciptakan ketahanan finansial karyawan, terutama di masa pandemi, sehingga dapat mengurangi opsi mengambil pinjaman online berbunga tinggi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Aset Likuid dan Urgensinya dalam Investasi

Adapun GajiGesa beroperasi dengan menawarkan layanan yang memungkinkan karyawan untuk menarik gaji lebih cepat dari siklus pembayaran tradisional akhir bulan.

“Ketika kami bermitra dengan perusahaan, maka karyawannya dapat menarik gajinya lebih awal melalui aplikasi untuk ditransfer ke rekening bank, dan  e-wallet, dengan demikian, perusahaan yang bermitra dengan Gajigesa dapat mengelola tenaga kerja, arus kas hingga payroll atau skema penggajian tenaga kerja dan karyawan," tutur Vidit dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Selain menawarkan layanan keuangan biasa disebut Earned Wage Access atau EWA itu, GajiGesa juga menawarkan jasa layanan lain melalui platform yang terintegrasi.

Baca juga: Rupiah dan IHSG Ditutup Menguat Sore Ini

Layanan-layanan itu dinilai mampu mengurangi ketergantungan karyawan terhadap pemberi pinjaman ilegal.

Untuk keamanan data karyawan, Co-Founder dan Chief Product Officer GajiGesa Martyna Malinowska menjelaskan, standar perlindungan data yang ditawarkan perusahaan setara dengan standar teknologi perusahaan besar di dunia.

“Kami menggunakan standar tertinggi. Data kami disimpan secara lokal, terenkripsi dan aman," ucapnya.

Saat ini, GajiGesa telah digunakan oleh pengusaha dan karyawan di berbagai sektor termasuk manufaktur, ritel, pabri, perkebunan, restoran, perusahaan teknologi bahkan rumah sakit.

Baca juga: Telkom Sudah Investasi di 50 Startup dari 12 Negara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.