PLN Pulihkan 112 Trafo Listrik Pasca-erupsi Gunung Semeru

Kompas.com - 07/12/2021, 16:26 WIB
Warga mengungsi di balai desa untuk menghindari letusan susulan Gunung Semeru di Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Selain balai desa, sejumlah tempat pengungsian lainnya, seperti masjid dan beberapa gedung SD Negeri telah disediakan. Total terdapat 80 orang laki-laki serta 75 perempuan, ditambah 35 warga lanjut usia dan 30 anak yang mengungsi di balai desa. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga mengungsi di balai desa untuk menghindari letusan susulan Gunung Semeru di Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). Selain balai desa, sejumlah tempat pengungsian lainnya, seperti masjid dan beberapa gedung SD Negeri telah disediakan. Total terdapat 80 orang laki-laki serta 75 perempuan, ditambah 35 warga lanjut usia dan 30 anak yang mengungsi di balai desa.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) terus berupaya memulihkan listrik pasca-erupsi Gunung Semeru. Hingga Senin (6/12/2021) pukul 23.28 WIB, PLN sudah memulihkan 112 trafo, sehingga 28.041 warga telah kembali mendapatkan akses listrik.

Meski demikian, masih ada 2.482 pelanggan di Desa Supit Urang dan Desa Curah Kobokan yang listriknya belum dinyalakan karena kondisi rumah pelanggan rusak atau berada di zona belum aman.

"Untuk penormalan listrik di 2.482 pelanggan ini, kami masih menunggu informasi dari pihak berwenang dan kondisi aman," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Erupsi Gunung Semeru, Sri Mulyani Siagakan Anggaran Bencana

Menurut Adi, dalam upaya pemulihan kelistrikan, PLN mendapatkan tantangan cukup berat. Sebab beberapa lokasi kembali mengalami hujan abu vulkanik sehingga petugas PLN tidak diizinkan untuk masuk ke wilayah tersebut.

Oleh karena itu, lanjut Adi, PLN melakukan pemetaaan pelanggan terdampak erupsi dan merencanakan pekerjaan penormalan. Khusus untuk daerah yang terputus dari jaringan eksisting, PLN membangun jaringan listrik baru.

"Kami telah berhasil membangun jaringan tegangan menengah 20 kV sepanjang 300 meter yang menghubungkan penyulang Pronojiwo ke penyulang Ampel Gading untuk penormalan pelanggan terdampak erupsi," jelas dia.

Adi mengatakan, untuk mempercepat pemulihan listrik di daerah terdampak erupsi Gunung Semeru, PLN menerjunkan 124 personel yang dibagi dalam dua tim yaitu tim siaga sebanyak 53 personel dan tim pelaksana pekerjaan 71 personel.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Aset Likuid dan Urgensinya dalam Investasi

Para petugas itu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan bahaya, serta zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan.

Selain itu, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 kilo watt (KW) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 KW sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat.

"Kami langsung melakukan langkah pengamanan untuk memastikan zona aman. Kemudian kami menyediakan genset di posko untuk tetap ada aliran komunikasi dan penerangan bagi warga," kata Adi.

Baca juga: BRI Pastikan Layanan Perbankan Beroperasi Normal di Wilayah Sekitar Gunung Semeru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.