Kegelisahan Pekerja dan Petani Tembakau di Akhir Tahun

Kompas.com - 08/12/2021, 06:07 WIB
Petani saat menjemur tembakau di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (25/9/2021). Volume hasil panen tembakau di Temanggung pada tahun ini diperkirakan sekitar 14.000 ton dengan lahan luas tanaman tembakau sekitar 18.519 hektar. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetani saat menjemur tembakau di Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (25/9/2021). Volume hasil panen tembakau di Temanggung pada tahun ini diperkirakan sekitar 14.000 ton dengan lahan luas tanaman tembakau sekitar 18.519 hektar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kegelisahan meliputi para petani tembakau, cengkih, dan pekerja linting setiap pemerintah merencanakan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok.

Para pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM SPSI) Jawa Timur meminta pemerintah melindungi para pekerja dari rencana kenaikan cukai rokok tahun depan.

"Rencana kenaikan cukai rokok yang disampaikan pemerintah, berdampak ke nasib jutaan pekerja industri rokok dan tembakau di seluruh Indonesia," kata Ketua Pengurus Daerah FSP RTMM SPSI Jawa Timur Purnomo dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Jadwal Layanan BI Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Hal senada juga diungkapkan pimpinan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan Samukrah. Ia mengatakan, di masa pemulihan ekonomi para petani berharap agar pemerintah tidak menaikkan tarif CHT lagi selama pandemi.

Dia mengatakan petani sedang mendapatkan cobaan yang berat karena hasil panen tembakau gagal akibat cuaca yang tak menentu. Sementara itu, permintaan industri juga terus menurun.

Selain itu, rencana kenaikan cukai dinilai akan berdampak pada maraknya rokok ilegal yang harganya lebih murah.

Sebelumnya, pemerintah akan mengumumkan besaran kenaikan tarif cukai rokok tahun 2022 pada pekan depan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Selasa (30/11/2021).

Sampai saat ini, aturan terkait sedang diharmonisasi oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Besaran kenaikan tarif cukai rokok 2022 akan bervariasi. Ia menyebut ada jenis rokok yang dibanderol single digit dan lainnya double digit.

Baca juga: Ini Daftar Tiket Pesawat yang Didiskon Hingga 80 Persen di GATF 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.