Di Hadapan 175 Negara, Menhub Paparkan Kontribusi RI di Sektor Maritim

Kompas.com - 09/12/2021, 08:13 WIB
Menhub Budi saat Forum Grup Diskusi (FGD) bertema ?Hub dan Spoke untuk Menunjang Tol Laut?, Selasa (16/11/2021). Dok. KemenhubMenhub Budi saat Forum Grup Diskusi (FGD) bertema ?Hub dan Spoke untuk Menunjang Tol Laut?, Selasa (16/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan, Indonesia berkomitmen untuk bekontribusi pada sektor maritim dunia, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya dalam Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke-32 yang diikuti 175 negara secara virtual pada Selasa (7/12/2021).

Pada kesempatan tersebut, di hadapan semua perwakilan negara anggota IMO, Budi Karya mengatakan, pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang sangat besar pada dunia maritim, yang merupakan tulang punggung dari perdagangan dan perekonomian dunia.

"Pandemi ini memperlihatkan kepada kita betapa pentingnya peran pelaut sebagai pekerja kunci di dunia maritim untuk menjaga agar pelayaran dan supply chain global terus berjalan," ujarnya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Indonesia Kembali Calonkan Diri Jadi Anggota Dewan IMO 2022-2023

Oleh karena itu, Indonesia mengangkat isu penting tersebut ke ranah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar diadopsi dalam resolusi Majelis Umum PBB tentang Kerjasama Internasional untuk Mengatasi Tantangan yang dihadapi oleh pelaut sebagai akibat dari pandemi Covid-19, pada tanggal 1 Desember 2020.

Selain itu, Budi Karya Sumadi juga menyampaikan komitmen penuh Indonesia dalam mendukung proses crew change dan repatriasi pelaut untuk menjamin keselamatan serta kesejahteraan para pelaut. Indonesia pun telah mempersiapkan dan menyediakan 11 pelabuhan untuk aktivitas crew change dan repatriasi.

Sejalan dengan Resolusi IMO MSC.473, lanjutnya, hingga saat ini Indonesia telah melakukan repatriasi lebih dari 60.000 pelaut dan memfasilitasi lebih dari 8.000 crew change, baik untuk pelaut berkebangsaan Indonesia maupun berkebangsaan lain.

"Indonesia juga berkomitmen penuh dalam mendukung kemajuan dan peningkatan kompetensi para pelaut dengan terus memperkuat penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para pelaut sesuai dengan konvensi-konvensi IMO," jelas Budi Karya Sumadi.

Pada pertemuan internasional itu, Budi Karya turut menyampaikan kontribusi serta inisiatif yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebagai anggota Dewan IMO selama dua tahun terakhir, di antaranya dengan berperan aktif dalam program-program jangka panjang.

Baca juga: Sidang IMO MEPC ke-76 Alot, RI Mentahkan Usul Eropa soal Reduksi Emisi

Program jangka panjang IMO tersebut yakni seperti Marine Environment Protection of the South East Asian Seas (MEPSEAS), GloFouling Partnership Project, GloLitter Partnerships Project, dan Blue Solutions Project.

"Selain itu, kami juga secara berkesinambungan bekerjasama dengan negara pantai dan negara pengguna Selat Malaka dan Selat Singapura dalam menjaga lalu lintas di kedua Selat tersebut berjalan dengan aman dan selamat," ungkapnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembangkan Platform Metaverse di Dunia Pendidikan, WIR Group Gandeng Cakap

Kembangkan Platform Metaverse di Dunia Pendidikan, WIR Group Gandeng Cakap

Whats New
Produsen Alkes Ini Bakal Jual Alat Tes Covid-19 lewat 'Vending Machine'

Produsen Alkes Ini Bakal Jual Alat Tes Covid-19 lewat "Vending Machine"

Whats New
Laba Bersih Pertagas 2021 Lampaui Target hingga 109 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Bersih Pertagas 2021 Lampaui Target hingga 109 Persen, Ini Pendorongnya

Whats New
Letak Kode Keamanan ATM BRI dan Kegunaannya

Letak Kode Keamanan ATM BRI dan Kegunaannya

Whats New
Mediasi Diundur, Nasabah WanaArtha Life Tetap Tagih Janji Pembayaran

Mediasi Diundur, Nasabah WanaArtha Life Tetap Tagih Janji Pembayaran

Whats New
E-Toll Bakal Digantikan MLFF, Bank Mandiri Yakin Transaksi Uang Elektronik Tetap Tinggi

E-Toll Bakal Digantikan MLFF, Bank Mandiri Yakin Transaksi Uang Elektronik Tetap Tinggi

Whats New
E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

Whats New
Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Whats New
Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Rilis
Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Whats New
Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Whats New
Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Whats New
E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

Whats New
Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Whats New
Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.