Pertamina: Stok BBM dan Elpiji Sangat Aman Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 09/12/2021, 14:18 WIB
Salah satu SPBU di Sorong, Papua Barat. DOK. PertaminaSalah satu SPBU di Sorong, Papua Barat.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan stok seluruh bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji aman untuk kebutuhan selama libur Natal dan tahun baru.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan kebutuhan energi masyarakat akan terpenuhi dengan baik selama libur Natal dan tahun baru.

“Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok (BBM dan elpiji) nasional dalam kondisi sangat aman," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Alfian mengungkapkan, per 7 Desember 2021, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, stok elpiji di atas 14 hari, dan avtur 35 hari.

Selain itu, proses distribusi juga terus dipantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU.

"Untuk menjamin hal tersebut, kami juga kembali mengaktifkan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Naru) untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik,” kata Alfian.

Baca juga: 7 Insiden Proyek Kereta Cepat: Pipa Meledak hingga Tiang Pancang Roboh

Pertamina Patra Niaga memproyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Kebutuhan Gasoline (bensin) diperkirakan naik sekitar 6.2 persen dibandingkan rerata Oktober 2021, kebutuhan Gasoil (diesel) naik 2.7 persen, kebutuhan elpiji naik 3 persen, dan kebutuhan avtur naik 24 persen.

Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi lonjakan konsumsi energi dengan menyiapakan 114 terminal BBM, 23 terminal elpiji, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi elpiji.

Selain itu, Pertamina jga akan menyiagakan 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, hingga lebih dari 48.000 agen dan pangkalan elpiji.

Selain operasional, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan antigen di 25 SPBU.

“Jadi untuk menjawab proyeksi peningkatan konsumsi masyarakat, Pertamina Patra Niaga sudah menyiapkan seluruh fasilitas untuk beroperasi dengan maksimal," kata Alfian.

Baca juga: Sri Mulyani dan Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.