Genjot Kinerja pada 2022, Begini Strategi AP I

Kompas.com - 11/12/2021, 09:00 WIB

Kemudian pemanfaatan lahan tidak produktif seperti lahan Kelan Bay Bal dan mengembangkan airport city Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) serta eks Bandara Selaparang Lombok.

“Melalui restrukturisasi ini, tahun depan AP I menargetkan pendapatan Rp 4,86 triliun atau lebih tinggi dari estimasi Rp 3,2 triliun pada tahun 2021 ini,” ungkap Faik.

Terkait utang berbunga perusahaan, ia menyabut bahwa jumlahnya mencapai Rp 28 triliun hingga November 2021. Menurutnya, kondisi itu bukan masalah bersifat struktural, namun lebih kepada akibat dampak pandemi Covid-19.

“Pandemi membuat kinerja operasional dan keuangan tertekan dan berdampak kepada kemampuan membayar kewajiban pinjaman,” imbuh dia.

Menurut Faik, pinjaman tersebut digunakan untuk mengembangkan 10 bandara yang dalam kondisi lack of capacity. Diantaranya, pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo (YIA), terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan terminal baru Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Baca juga: Bos AP I: Diproyeksikan Tahun Depan Kami Masih Akan Rugi...

Selain itu, pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang, dan terminal Bandara Juanda Surabaya.

Ia mengatakan, manajemen tengah berupaya keras untuk menangani situasi sulit yang dihadapi saat ini, serta berkomitmen untuk dapat bertahan dan memenuhi kewajiban perusahaan kepada kreditur, mitra, dan vendor secara pasti dan bertahap.

“Dengan berbagai inisiatif strategis tersebut kami optimis dapat bertahan menghadapi kondisi sulit ini dan mulai bangkit pada 2022 serta dapat mencatatkan kinerja keuangan positif," pungkas Faik.

Baca juga: Bantah Punya Utang Rp 35 Triliun, Bos AP I Ungkap Kondisi Utang Perusahaan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.