Kompas.com - 11/12/2021, 10:12 WIB
Ilustrasi berapa gaji dokter di Indonesia? KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi berapa gaji dokter di Indonesia?
Penulis Isna Rifka
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter merupakan pekerjaan mulia karena jasanya menyembuhkan banyak orang, terutama di kala pandemi Covid-19 ini. Lalu berapa gaji dokter di Indonesia?

Pada tahun 2019, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih pernah membeberkan berapa gaji dokter di berbagai daerah di Indonesia. Ternyata masih banyak yang di bawah Rp 3 juta per bulan.

Nominal gaji dokter tersebut untuk dokter umum dan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan golongan III A atau yang masa baktinya di bawah lima sampai 10 tahun.

Dikutip dari Tribunnews, Ketua IDI menyebut pendapatan dokter golongan III A memiliki gaji pokok sekitar Rp 2,4 juta sampai Rp 2,7 juta dan ditambah jasa layanan dari kapitasi BPJS rata-rata sebesar Rp 500.000 sampai Rp 1 juta.

Baca juga: Profesi dengan Risiko Besar, Berapa Gaji Pilot Per Bulan?

Jadi total Rp 2,9-3,2 juta atau sekitar Rp 3,4-3,7 juta. Jika tidak ada insentif dari Pemerintah Daerah, maka berapa gaji dokter kurang dari Rp 3 juta.

Selain itu, saat ini dokter umum semakin sulit untuk membuka praktik sendiri karena masyarakat banyak yang mengikuti BPJS atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Gaji dokter umum dengan gaji dokter spesialis yang banyak ditemukan di perkotaan tentu saja berbeda. Gaji dokter spesialis memiliki penghasilan yang lebih tinggi, tapi jumlahnya pun tidak sebanyak dokter umum.

Sementara itu, berdasarkan pernyataan dokter anonim yang dikutip dari Tribunnews, umumnya gaji pokok hanya dimiliki oleh dokter yang bekerja di Rumah Sakit (RS) dan merupakan dokter full timer atau setiap hari praktik di RS.

Baca juga: Berhiaskan Meteorit, Ini 5 Sepatu Termahal di Dunia

Sementara dokter jaga di RS dengan 15 sampai 20 shift kerja, dihitung sebagai dokter part timer dan tidak mendapat gaji pokok. Berapa gaji dokter berdasarkan jumlah pasien dan kebijakan RS atau klinik untuk jasa dokter per pasien.

Berdasarkan penuturan dokter anonim tersebut, tiga klinik di Karanganyar, Jawa Tengah, bahkan hanya memberikan jasa dokter Rp 3.000 per pasien. Kemudian untuk setiap shiftnya dokter diberikan uang duduk sebesar Rp 80.000 di mana satu shift  kerja selama 7-10 jam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.