Warga Pangkalpinang Teriak Susah Dapat BBM, Ini Penjelasan Pertamina

Kompas.com - 11/12/2021, 21:10 WIB

KOMPAS.com - Antrean kendaraan roda dua maupun empat mengular di setiap SPBU di Pangkalpinang dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir. Pengiriman BBM dari Pertamina yang berkurang, membuat stok cepat habis.

Dilansir dari Antara, Sabtu (11/12/2021), Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel menambah jam operasional Fuel Terminal (FT) Bahan Bakar Minyak (BBM) Pangkalbalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mengatasi kelangkaan BBM di Pulau Bangka.

“Syukur Alhamdulillah, saat ini kapal tanker pengangkut BBM telah tiba dan bersandar FT Pelabuhan Pangkalbalam," kata Area Manager Communication Relations & CSR Umar Ibnu Hasan dalam keterangannya. 

Ia mengatakan beberapa hari terakhir ini, kondisi cuaca di sekitar perairan Bangka Belitung kurang besahabat. 

Baca juga: BBM di Kota Minyak Sorong Langka, Pertamina Salahkan Oknum

Bahkan Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV PangkalBalam harus mengeluarkan surat edaran (SE) No. UM. 003/VIII/22/Ksop.Pkblm-21 tentang perkiraan harian tinggi gelombang.

"Kita terus berupaya agar pendistribusian BBM ke masyarakat tetap berjalan dan saat ini kapal tanker pengangkut BBM telah bersandar di FT Pangkalbalam untuk mengatasi kelangkaan BBM di wilayah Pulau Bangka," ujarnya.

Menurut dia, dengan kedatangan kapal tanker ini, Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel langsung bergerak cepat dengan menambah jam operasional FT Pangkalbalam serta optimalisasi mobil tangki (AMT) untuk segera dilakukan normalisasi BBM ke SPBU yang berada di wilayah Bangka.

Selain itu, pihaknya juga menginstuksikan kepada SPBU untuk melakukan pengisian BBM ke kendaraan langsung.

Baca juga: Ironi Sorong Papua Barat, Berjuluk Kota Minyak, BBM Justru Langka

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan stakeholder terkait dalam menjaga agar suplai BBM ke masyarakat tetap terus terpenuhi," katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang, serta membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukkannya, jangan sampai ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan spekulan yang ingin memanfaatkan situasi saat ini.

"Kami berkomitmen penuh untuk tetap menyalurkan BBM kepada masyarakat, jika ada saran dan masukkan dari warga terkait pendistribusian BBM, dapat juga menghubungi kami di call center Pertamina 135," kata Umar.

Baca juga: Harga Pertalite di Sorong Tembus Rp 50.000 Per Liter, Ini Kata Pertamina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.