Gelontorkan Rp 2 Triliun, Yili Group Bangun Pabrik Es Krim Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 13/12/2021, 08:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Yili Group, melalui anak usahanya di Indonesia yaitu PT Yili Indonesia Dairy membangun pabrik es krim di kawasan Delta Mas, Bekasi. Perusahaan ini membangun pabrik es krim terbesar di Indonesia dengan menggelontorkan dana investasi sekitar Rp 2 triliun.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pembangunan pabrik tersebut merupakan strategi bisnis yang tepat untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap produk susu olahan.

"Kami memandang kehadiran PT Yili Indonesia Dairy dalam memproduksi es krim Joyday adalah suatu strategi bisnis yang tepat untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap produk susu olahan khususnya es krim yang berkualitas," ujar Menperin Agus pada saat peresmian pabrik di Bekasi, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Karena di Warung Sebelah Saja Pun Es Krim Ini Ada...

Menperin menilai dengan didirikannya pabrik ini menjadikan Indonesia sebagai hub industri es krim yang akan diekspor di negara-negara ASEAN .

Dia juga menyakini, investasi yang dilakukan oleh Yili di Indonesia akan sangat baik, sehingga percepatan pemulihan ekonomi fase berikutnya juga bisa lebih cepat.

"Ini salah satu contoh di mana Indonesia bisa dilihat sebagai negara yang menarik untuk investasi. Kami akan terus menerus memberikan dan melakukan kampanye bahwa investasi di Indoensia akan memberikan keuntungan dan kali ini kita mendapatkan kepercayaan dari Yili," ucap Menperin Agus.

Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy Yu Miao mengatakan, pabrik tersebut akan mampu memproduksi merek Es Krim Joyday sebanyak 159 ton es krim per hari dengan proyeksi kapasitas produksi sampai dengan 4 juta buah es krim per hari setelah investasi tahap kedua.

"Peresmian pabrik fase pertama ini merupakan langkah awal dari investasi dan kerja sama jangka panjang dengan Indonesia," sebut dia.

Menurut Yu Miao, fasilitas produksi es krim terbesar di Indonesia dengan luas 8 hektar di atas lahan seluas 17 hektar akan menjadi basis produksi Indonesia dan Asia Tenggara.

Pabrik Yili Indonesia Dairy ini juga diproyeksikan akan membuka lebih dari 5. 000 lapangan pekerjaan baru secara langsung maupun tidak langsung.

"Kami juga akan memperluas kerja sama dan berkomitmen untuk menggunakan bahan baku lokal dari seluruh distributor di Indonesia," kata Yu Miao.

Dia menambahkan, pabrik ini mampu memproduksi 35 varian rasa es krim Joyday dengan lini distribusi yang tersebar di 260 kabupaten/kota di 26 provinsi di Indonesia.

Pihaknya juga berencana untuk mengekspor produk dari pabrik ini ke negara Asia Tenggara lainnya termasuk Singapura, Thailand, dan Myanmar.

Baca juga: Ada Pabrik Yili di Bekasi, Menperin Yakin Ri Bisa Jadi Hub Industri Es Krim di ASEAN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sasar UMKM, Konsultan Teknologi Ini Siapkan Strategi Khusus

Sasar UMKM, Konsultan Teknologi Ini Siapkan Strategi Khusus

Whats New
BPK Masih Temukan Masalah di LKPP, Ini Janji Sri Mulyani

BPK Masih Temukan Masalah di LKPP, Ini Janji Sri Mulyani

Whats New
Cek Syarat dan Cara Daftar GrabBike 2022 secara Online

Cek Syarat dan Cara Daftar GrabBike 2022 secara Online

Work Smart
Nasabah AJB Bumiputera: Kami Meminta Belas Kasih dan Perhatian Presiden Joko Widodo...

Nasabah AJB Bumiputera: Kami Meminta Belas Kasih dan Perhatian Presiden Joko Widodo...

Whats New
Hindari Gagal Bayar, BRI Life Pastikan Penjualan Dilakukan dengan Benar

Hindari Gagal Bayar, BRI Life Pastikan Penjualan Dilakukan dengan Benar

Whats New
Sido Muncul Raih Dua Penghargaan Sekaligus pada Ajang K3 Award 2022

Sido Muncul Raih Dua Penghargaan Sekaligus pada Ajang K3 Award 2022

BrandzView
BPK: Penyaluran Bansos di 26 Pemda Bermasalah

BPK: Penyaluran Bansos di 26 Pemda Bermasalah

Whats New
BPK Temukan Permasalahan Pada BP Tapera, Apa Itu?

BPK Temukan Permasalahan Pada BP Tapera, Apa Itu?

Whats New
Simak Cara dan Syarat Daftar GoCar Online 2022

Simak Cara dan Syarat Daftar GoCar Online 2022

Work Smart
Perlu Tahu, Ini Dia Hak-hak Normatif Pekerja

Perlu Tahu, Ini Dia Hak-hak Normatif Pekerja

Work Smart
Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi Berakhir 31 Mei 2022, SIMIRAH Jadi Acuan Pertimbangan Ekspor

Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi Berakhir 31 Mei 2022, SIMIRAH Jadi Acuan Pertimbangan Ekspor

Whats New
Kepala Bappenas Ungkap Masih Minimnya Kualitas Air Layak dan Aman untuk Rumah Tangga

Kepala Bappenas Ungkap Masih Minimnya Kualitas Air Layak dan Aman untuk Rumah Tangga

Whats New
BRI Life Bayarkan Klaim Sebesar Rp 1 Triliun pada Kuartal I-2022

BRI Life Bayarkan Klaim Sebesar Rp 1 Triliun pada Kuartal I-2022

Whats New
BPR Brilian Investama Re-branding, Kini Ajukan Kredit hingga Buka Rekening via Daring

BPR Brilian Investama Re-branding, Kini Ajukan Kredit hingga Buka Rekening via Daring

Rilis
Petrokimia Gresik Masuk Daftar 17 Perusahaan Paling Berkontribusi bagi UMKM Versi ICSB Indonesia

Petrokimia Gresik Masuk Daftar 17 Perusahaan Paling Berkontribusi bagi UMKM Versi ICSB Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.