Pembentukan Holding BUMN Pangan Tinggal Tunggu Restu Jokowi

Kompas.com - 13/12/2021, 21:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia atau RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi berharap, akhir tahun 2021 ini pembentukan holding BUMN pangan telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Arief menerangkan, setelah proses merger BUMN cluster pangan yang sejenis sudah mendapatkan persetujuan Presiden, proses berikutnya adalah inbreng atau pembentukan Holding BUMN Industri Pangan yang akan dipimpin RNI sebagai holdingnya.

"Diharapkan akhir tahun 2021 ini sudah dapat persetujuan dari Bapak Presiden, setelah berproses mulai dari pembahasan antar 10 Kementerian dan Lembaga yang dilanjutkan dengan harmonisasi," kata Arief saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Pemerintah Lebur 6 BUMN Pangan Jadi 3 BUMN

Membuat BUMN pangan berjalan efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya disebut menjadi tantangan dalam pembentukan holding BUMN pangan.

Di mana pembentukan holding ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dari availability, quality, affordability, dan sustainability, yang selanjutnya akan membuat inklusivitas Petani, Peternak dan Nelayan.

"Tahun 2025 diharapkan Penjualan [keseluruhan BUMN pangan] dapat mencapai lebih Rp 20 triliun. Saat ini kan baru sekitar Rp 14 triliun," ungkapnya.

Digitalisasi dan modernisasi di sektor industri pangan tak ketinggalan dilakukan dalam BUMN pangan. Di antaranya penggunaan IoT, AI dan Aplikasi dalam Pertanian.

Baca juga: Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

"Mulai dari penggunaan drone, Management Asset System, konsolidasi laporan keuangan, Warehouse Management System, Daily Monitoring," kata Arief.

Di sisi hilir baik RNI dan 5 BUMN Pangannya telah menggunakan pemasaran secara digital yaitu e-commerce yang juga bekerjasama dengan beberapa National Main Platform yang ada saat ini.

"Di RNI ada Warung Pangan dari BGR sebelumnya yang saat ini sudah melebur ke PPI. RNI ada Nushinushi dari Rajawali Nusindo anak Perusahaan RNI existing. Warung Pangan itu kita kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM," jelas Arief.

Baca juga: Menilik Rencana Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Manfaatnya?

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pembentukan holding BUMN Pangan menanti teken Jokowi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Whats New
Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Rilis
Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Whats New
Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini  Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Whats New
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Spend Smart
Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

Whats New
Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Whats New
Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Whats New
Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Work Smart
Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.