Kompas.com - 17/12/2021, 15:55 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi II perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Jumat (17/12/2021). Demikian juga dengan mata uang garuda di pasar spot yang menguat.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi II, IHSG berada pada level 6.601,93 atau naik 7,13 poin (0,11 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.594,79.

Sementara itu, terdapat 226 saham yang hijau, 302 saham merah dan 153 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 13,71 triliun dengan volume 27,03 miliar saham.

Baca juga: Sesi I Perdagangan, Rupiah dan IHSG Tak Mampu Bangkit

Net buy asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp 275,5 miliar. BBCA selama sesi II perdagangan melesat 3,09 persen di level Rp 7.500 per saham. BBCA mecatatkan total transaksi Rp 795,5 miliar dengan volume 107,1 juta saham.

Indo Tambangraya Megah (ITMG) juga catatkan aksi beli bersih tertinggi sebesar Rp 28,1 miliar. Saham ITMG juga meroket 3,38 persen di level Rp 20.675 per saham. Adapun volume perdagangan ITMG mencapai 3 juta saham dengan total transaksi Rp 61 miliar.

Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) juga catatkan net buy tertinggi setelah BBCA dan ITMG, senilai Rp 23,8 miliar. ICBP naik tipis 0,57 persen di level Rp 8.800 per saham. Adapun volume perdagangan ICBP sebesar 5,5 juta saham dengan total transaksi Rp 47,7 miliar.

Baca juga: Imbas Kasus Perdana Omicron di Indonesia, Rupiah dan IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) mencatatkan aksi jual bersih tertinggi pada sesi II masing-masing sebesar Rp 205,7 miliar dan Rp 104,8 miliar. BBRI selama sesi II, terkoreksi 0,7 persen di level Rp 4110 per saham, sementara BMRI turun 1,38 persen di level Rp 7.150 per saham.

Top gainers di sesi II yang mendorong penguatan IHSG yakni, Aneka Gas Industri (AGII) yang meroket 10,22 persen di level Rp 1.725 per saham, Bank Neo Commerce (BBYB) juga melesat 3,85 persen di level Rp 2.700 per saham, dan XL Axiata (EXCL) di level Rp 3.230 per saham atau menguat 1,89 persen.

Top losers di sesi II, BFI Finance (BFIN) yang melemah 2,6 persen di level Rp 1.095 per saham. Semen Indonesia (SMGR) turun 1,98 persen di level Rp 7.425 per saham, dan Aneka Tambang (ANTM) juga terkoreksi 1,7 persen di level Rp 2.250 per saham.

Bursa Asia hijau dengan kenaikan Shanghai Komposit 0,75 persen, Hang Seng Hong Kong 0,23 persen, Strait Times 0,59 persen, dan Nikkei 2,13 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah bergerak melemah. Pukul 14.59 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.355 per dollar AS atau menguat 8 poin (0,05 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.362 per dollar AS.

Baca juga: Kasus Perdana Omicron Bayangi Pergerakan IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.