Investor Pasar Modal Melonjak, Generasi Milenial Mendominasi

Kompas.com - 17/12/2021, 19:30 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan peningkatan investor ritel kembali terjadi. Hingga akhir November 2021, jumlah investor pasar modal melonjak 3,27 juta orang sehingga totalnya mencapai 7,15 juta investor.

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengungkap kenaikannya setara 84 persen. Artinya sejak tahun 2016, terjadi peningkatan investor pasar modal sebanyak 8 kali lipat.

"Tercatat hingga akhir November 2021 ada tambahan 3,27 juta investor pasar modal baru menjadi 7,15 juta investor," kata Inarno dalam webinar Kagama Economic Outlook, Jumat (17/12/2021).

Inarno menuturkan, pertumbuhan investor ini melebihi pertumbuhan 3 tahun terakhir jika dijumlahkan. Untuk investor pasar modal misalnya, jumlahnya meningkat 6,2 kali sejak tahun 2016.

Baca juga: Kini Mitra Tokopedia Bisa Gunakan Pembayaran Menggunakan QRIS

Peningkatan pun turut diikuti dengan jumlah investor yang aktif bertransaksi. BEI mencatat, ada sekitar 200.000 investor aktif setiap harinya. Investor ritel bahkan merajai transaksi bursa di tahun 2021, dengan porsi transaksi mencapai 57 persen.

"Jadi ini syukur Alhamdulillah berkat kemajuan teknologi sehingga growth investor meningkat pesat sekali," beber dia.

Berdasarkan klasifikasi usia, investor muda dan milenial masih mendominasi investor pasar modal Indonesia. Investor muda di bawah usia 40 tahun sebesar 2,61 juta atau 80,4 persen.

Pertumbuhan kumulatif investor muda berusia 18-25 tahun meningkat menjadi 731.634 orang atau 45,7 persen dari total investor baru tahun ini.

"Ini merupakan tren yang baik dan diharapkan ke depannya investor muda dapat terus meningkat dan meluas guna meningkatkan literasi, edukasi, dan partisipasi generasi muda Indonesia terhadap pasar modal Indonesia," sebut Inarno.

Baca juga: Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, Electrum Gandeng Pertamina

Lebih lanjut dia menjelaskan, peningkatan jumlah investor termasuk dengan aktivitas investor ritel merupakan buah kerja keras BEI yang terus-menerus melakukan sosialisasi, edukasi, dan literasi kepada masyarakat.

Selama pandemi Covid-19 kata Inarno, BEI melakukan sosialisasi dengan layanan publik secara online dan offline. Sosialisasi yang sudah berlangsung tembus 8.875 kegiatan edukasi dengan jumlah peserta 1,1 juta orang hingga November 2021.

Inarno menargetkan edukasi terus berjalan sampai akhir tahun hingga tembus angka 9.000 sosialisasi.

"Ini tentunya tidak bisa kita lakukan bila hanya secara fisik, ini hanya bisa kita lakukan karena dilakukan dengan adanya digitalisasi," pungkas Inarno.

Baca juga: 10 Gaji Youtuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Kode Bank BNI dan Cara Transfer Antarbank di ATM dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat ATM BRI dan BRImo dengan Mudah

Spend Smart
Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Cara Top Up Gopay Lewat m-Banking BCA hingga OneKlik Secara Mudah

Spend Smart
Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Inilah 5 Sekolah Termahal di Indonesia, SPP-nya Hingga Ratusan Juta

Spend Smart
Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Whats New
Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.