Kelemahan dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional

Kompas.com - 19/12/2021, 06:27 WIB
Penulis Isna Rifka
|

Pasalnya, mereka tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi jauh melebihi kebutuhan mereka. Hal ini membuat sistem ekonomi tradisional adalah lebih berkelanjutan daripada ekonomi berbasis teknologi.

Kelemahan sistem ekonomi tradisional

Sistem ekonomi tradisional memiliki kelemahan diantaranya, ekonomi tradisional dihadapkan pada perubahan alam, terutama cuaca.

Baca juga: Apa Kelebihan Pasar Monopoli?

Oleh karena itu, sistem ekonomi tradisional adalah membatasi pertumbuhan penduduk. Pasalnya, ketika hasil panen atau berburu buruk maka orang-orang akan mati kelaparan.

Sistem ekonomi tradisional memiliki kelemahan diantaranya, rentan terhadap ekonomi pasar atau komando. Masyarakat tersebut sering mengkonsumsi sumber daya alam yang menjadi sandaran ekonomi tradisional atau mereka berperang.

Misalnya, pengembangan minyak Rusia di Siberia telah merusak sungai dan tundra. Itu telah mengurangi penangkapan ikan tradisional dan penggembalaan rusa untuk sistem ekonomi tradisional adalah di daerah tersebut.

Contoh sistem ekonomi tradisional

Amerika memiliki sistem ekonomi tradisional adalah sebelum imigrasi orang Eropa dimulai pada tahun 1492. Perekonomian penduduk asli Amerika yang nomaden memiliki keuntungan seperti sistem kekebalan yang lebih kuat.

Komunitas yang kecil melindungi dari cacar dan penyakit impor lainnya, tetapi hanya untuk sementara. Akhirnya, masyarakat menyerah pada penyakit serta perburuan liar, perang, dan genosida yang disengaja.

Sistem ekonomi pasar memberi pendatang baru senjata canggih dan lebih banyak sumber daya. Sementara, sistem ekonomi tradisional memiliki kelemahan diantaranya tidak bisa bersaing.

Amerika Serikat memiliki banyak aspek sistem ekonomi tradisional adalah sebelum Great Depression.

Baca juga: Mengenal Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO dan Tujuan Berdirinya

Pada awal abad ke-20, lebih dari setengah orang Amerika tinggal di komunitas pertanian. Pertanian mempekerjakan setidaknya 41 persen dari tenaga kerja.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.