Research & Analytics KG Media
Research & Analytics KG Media

Merupakan sebuah departemen di bawah Direktorat Marketing KG Media yang bertanggung jawab untuk menyajikan tren pasar dan industri, perilaku konsumen, produk, serta branding terbaru. Melalui kolom Kompas.com, temuan riset yang kami lakukan secara berkala akan disajikan secara komprehensif dan menarik. Kami berharap, sajian ini dapat menjadi insight untuk membantu mengembangkan bisnis Anda. 

Penggunaan Bank Digital di Tangan Milenial

Kompas.com - 22/12/2021, 10:19 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Ada dua alasan utama bank digital tidak digunakan sebagai bank utama, yaitu ketidakpraktisan dan banyaknya pilihan produk finansial lainnya, khususnya dalam hal investasi.

Saat ini, mayoritas aktivitas transaksi masih dilakukan dengan memanfaatkan produk bank konvensional. Ini karena pendapatan dari tempat kerja dan orangtua biasanya ditransfer atau diberikan melalui bank konvensional.

Oleh karena itu, masalah yang dirasakan milenial dalam menggunakan bank digital adalah ketidakpraktisan.

Milenial yang mengedepankan kecepatan merasa ribet ketika harus memindahkan uang dari rekening bank tradisional ke bank digital. Biaya transaksi antarbank justru tidak dianggap sebagai masalah, karena merasa kebijakan dan sistemnya sudah seperti itu.

Baca juga: Apa Itu Bank Digital dan Bedanya dengan Layanan Online Bank?

Umumnya, milenial menggunakan bank digital untuk dua hal yang berkaitan dengan kemudahan pembayaran, yaitu fasilitas VISA dan e-card. Bank digital biasanya menyediakan e-card dan sudah dibubuhi logo VISA - provider yang memungkinkan kartu bank penerbit dapat dipakai pada merchant-merchant tertentu dengan logo sama - dan bisa digunakan untuk transaksi autodebet.

Kedua fitur tersebut biasanya belum dimiliki oleh bank tradisional dalam kartu debet mereka, sehingga bisa dibilang inilah keunggulan bank digital dibandingkan bank tradisional.

Kegunaan fitur VISA

Umumnya, fitur VISA digunakan oleh milenial untuk melakukan transaksi luar negeri, seperti membayar produk belanjaan yang dibeli di situs luar negeri, pembayaran Instagram dan Facebook Ads, serta pembayaran item dari game yang berbasis di luar negeri.

Fitur VISA bisa didapatkan pada bank digital secara gratis. Sedangkan umumnya di bank konvensional, fitur VISA baru bisa dinikmati ketika melakukan upgrade kartu atau mengganti kartu baru. Bahkan, bisa saja pemakaian fasilitas ini membutuhkan biaya tambahan atau persyaratan yang harus dipenuhi, seperti melakukan transaksi minimal dengan besaran tertentu.

Fitur e-card pada bank digital adalah salah satu fasilitas yang paling banyak digunakan oleh milenial. Biasanya, fitur ini digunakan untuk pembayaran autodebet, khususnya bagi milenial yang tidak memiliki kartu kredit.

Pada bank digital, fitur e-card diberikan dalam bentuk kartu debit digital atau bahkan dengan tambahan kartu fisik. Sejauh ini, ada juga bank digital yang memfasilitas penggunanya dengan mengirimkan kartu fisik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.