Sri Mulyani: Negara yang Dipimpin Perempuan Kondisinya Lebih Baik Saat Covid-19

Kompas.com - 22/12/2021, 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Di saat Indonesia tengah memeringati hari ibu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukkan kekuatan perempuan yang menurutnya luar biasa.

Mengutip dari riset yang dilakukan oleh Universitas Liverpool, Sri Mulyani mengatakan, di tengah krisis yang dialami dunia akibat pandemi Covid-19, negara-negara yang dipimpin oleh perempuan menunjukkan kondisi yang lebih baik.

“Negara-negara yang dipimpin perempuan menunjukkan kondisi lebih baik. Ini beri tambahan perspektif, pentingnya perempuan dalam pembentukan kebijakan di level negara dan juga korporasi,” tutur Sri Mulyani, Rabu (22/12/2021), via video conference.

Baca juga: Sri Mulyani: Dampak Pandemi Lebih Besar Menghantam Perempuan

Sri Mulyani yakin, dengan melibatkan peran perempuan dalam pembentukan kebijakan, menyebabkan kualitas kebijakan menjadi lebih komprehensif.

Perempuan dipandang mampu memberikan suatu tambahan perspektif dan kesepmurnaan dari sisi melihat persoalan dan dampak dari kebijakan tersebut.

Baca juga: Pesan Sri Mulyani di Hari Ibu: Perbanyak Peran Perempuan Saat Ambil Keputusan

Sayangnya, kata dia, hingga saat ini masih belum terjadi kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.

Dari rilis OECD tahun 2020, Sri Mulyani mengutip adanya ketidaksetaraan tersebut, salah satunya dari sisi upah maupun gaji yang diterima oleh perempuan.

Selain itu, ketidaksetaraan juga terlihat dari lebih terbatasnya kesempatan yang bisa diambil oleh perempuan, bila dibandingkan dengan kesempatan untuk para laki-laki. (Bidara Pink)

Baca juga: Sri Mulyani: Butuh Hampir 100 Tahun untuk Menutup Gender Gap

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Sri Mulyani: Negara yang Dipimpin Perempuan Kondisinya Lebih Baik Saat Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.