Awal 2022, Hutama Karya Dikabarkan Bakal Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 1,31 Triliun

Kompas.com - 23/12/2021, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) akan menawarkan obligasi dan sukuk dengan total nilai Rp 1,31 triliun di awal Januari 2022. Perusahaan konstruksi pelat merah ini menerbitkan obligasi dan sukuk masing-masing dalam tiga seri.

Perusahaan BUMN ini akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 total Rp 1 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II Hutama Karya dengan total nilai Rp 2 triliun. Pada tahap pertama, Hutama Karya telah menerbitkan obligasi total Rp 1 triliun.

Hutama Karya menawarkan tiga seri obligasi. Obligasi Seri A memiliki nilai pokok Rp 81 miliar. Obligasi dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 6,5 persen per tahun.

Obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp 176 miliar. Obligasi dengan tenor lima tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 7,75 persen per tahun.

Obligasi seri C memiliki nilai pokok Rp 742,5 miliar. Obligasi dengan tenor tujuh tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 8,25 persen per tahun.

Baca juga: Akhir Tahun, Superindo Beri Diskon Promo hingga 50 Persen

Hutama Karya menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya Tahap II Tahun 2022 dengan nilai Rp 313 miliar. Sukuk ini merupakan bagian dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Hutama Karya dengan total nilai Rp 1 triliun. Pada tahap pertama, HK telah menerbitkan sukuk dengan nilai Rp 500 miliar.

Sukuk Hutama Karya tahap kedua ini juga menawarkan tiga seri. Sukuk Seri A memiliki nilai pokok Rp 138,25 miliar. Sukuk dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 6,5 persen per tahun.

Sukuk seri B memiliki nilai pokok Rp 105,26 miliar. Sukuk dengan tenor lima tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 7,75 persen per tahun.

Sukuk seri C memiliki nilai pokok Rp 69,49 miliar. Sukuk dengan tenor tujuh tahun ini menawarkan tingkat imbal hasil 8,25 persen per tahun.

Obligasi dan sukuk ini mendapatkan peringkat idA dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Hutama Karya menunjuk empat penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk, yakni BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.

Masa penawaran umum obligasi dan sukuk ini akan berlangsung pada 5-7 Januari 2022. Tanggal penjatahan pada 10 Januari 2022. Sedangkan distribusi obligasi secara elektronik pada 12 Januari 2022. Hutama Karya akan mencatatkan obligasi dan sukuk di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Januari 2022. (Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati)

Baca juga: Pasokan BBM dan Elpiji Aman, Pertamina Minta Masyarakat Tidak Perlu Panic Buying

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Hutama Karya Akan Menerbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 1,31 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Pemerintah Cabut Predikat Wilayah Bebas Korupsi di 4 Instansi, Apa Saja

Whats New
Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Kode Bank BTN untuk Keperluan Transfer Beda Bank

Spend Smart
Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Sinarmas Luncurkan Aplikasi Simobiplus, Apa Saja Keunggulannya?

Rilis
Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Blue Bird Akan Tambah 4.000 Armada Lebih di 2022

Whats New
Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini  Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Berencana Ekspansi ke RI, Perusahaan Asal Malaysia Ini Cari Agen untuk Tawarkan Tabungan Emas

Whats New
Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Kode Bank BCA Syariah dan Bank Lain untuk Transaksi Transfer Antarbank

Spend Smart
Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Daftar m-Banking BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

PT Vale Indonesia Targetkan Produksi Nikel Tumbuh 3 Kali Lipat di 2025

Whats New
Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Laba Bersih BRI Setara 25,5 Persen Total Laba Seluruh BUMN di 2021

Whats New
Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Sri Mulyani Pastikan 3 Provinsi Baru di Papua Bakal Punya Anggaran Khusus Pemilu 2024

Whats New
Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Simak 3 Tips Meningkatkan Strategi Marketing Lewat TikTok

Work Smart
Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Vaksin Bosster Jadi Syarat Perjalanan, Kemenhub: Pokso Vaksinasi Akan Tersedia di Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Whats New
Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Besok, Pemerintah Luncurkan Minyak Goreng Curah Kemasan Sederhana Seharga Rp 14.000/liter

Whats New
Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Kementan Pastikan 1,8 Juta Hewan Kurban Aman untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha

Rilis
INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

INA dan SRF China Jalin Kerja Sama Investasi di Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.