Ditopang E-commerce dan MRT, Ekonomi Jakarta Diproyeksi Tembus 6 Persen Tahun Depan

Kompas.com - 24/12/2021, 16:01 WIB
Ilustrasi Indonesia, ilustrasi gedung perkantoran di Jakarta SHUTTERSTOCKIlustrasi Indonesia, ilustrasi gedung perkantoran di Jakarta
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memproyeksi perekonomian DKI Jakarta mampu tumbuh pada rentang 5,3 persen - 6 persen pada tahun 2022.

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Onny Widjanarko mengatakan, pertumbuhan itu lebih besar dari prediksi PDB DKI Jakarta di tahun 2021 yakni pada rentang 3,5 persen - 4,5 persen.

"Ini kemudian ada yang tidak percaya, kok besar? Iya besar karena kondisi untuk sukses mendukung meski ada tantangannya juga. Digitalnya maju, bunga rendah, stimulusnya besar, kebijakan moneternya juga akomodatif. Kondisi-kondisi ini yang mendorong sukses ke depannya," kata Onny dalam webinar outlook perekonomian Jakarta 2022, Jumat (24/12/2021).

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat Jelang Natal, Bagaimana dengan Rupiah?

Onny menuturkan, tumbuhnya perekonomian Jakarta ditopang oleh beberapa sektor yang mulai tumbuh sejak 6 tahun terakhir, yakni sektor transportasi dan pergudangan serta jasa informasi dan komunikasi.

Berkembangnya sektor tersebut tak luput dari perkembangan digitalisasi. Munculnya platform belanja daring (e-commerce) turut berkontribusi pada peningkatan transportasi, tenaga pengantar (kurir), hingga pergudangan.

Padahal dalam 11 tahun terakhir, ekonomi Jakarta lebih banyak dikontribusi oleh sektor dominan yakni industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, dan jasa keuangan.

"Ini tidak terlepas dari perkembangan ekonomi digital, saya kira ini kesempatan yang baik menjadi calon-calon penopang utama ekonomi Jakarta," ucap Onny.

Meningkatnya pembelian melalui e-commerce berdampak pada sektor logistik. Saat ini, DKI Jakarta memiliki kontribusi sekitar 35 persen terhadap total logistik Indonesia.

Baca juga: Kapal Pertamina Disewa Produsen Energi Terbesar Dunia

Berdasarkan riset yang dikemukakan Onny, pasar logistik Indonesia diperkirakan tumbuh mencapai Rp 300 miliar pada tahun 2024.

"Dengan perkembangan e-commerce di Jakarta, yang pusatnya memang di Jakarta, mau tidak mau ini akan berpengaruh terhadap industri pergudangan terutama surrounding Jakarta dan transportasi untuk mengirim lalu lintas barang," ucap Onny.

Selain itu, tumbuhnya ekonomi Jakarta juga ditopang oleh beberapa pembangunan transportasi publik. Pembangunan MRT fase II dari Bundaran HI ke Kota misalnya, dinilai mampu memunculkan peluang ekonomi baru di sekitarnya.

"Tidak sekedar transportasi tetapi Transit Oriented Development (TOD) yang nanti banyak toko kecil di dalamnya dan daerah sekitarnya terimbas, hemat kami akan jadi sumber-sumber ekonomi baru," pungkas Onny.

Baca juga: Jadwal dan Tarif DAMRI Rute Jakarta-Banyuwangi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Bitcoin dkk Turun, Cek Harga Kripto Hari Ini

Harga Bitcoin dkk Turun, Cek Harga Kripto Hari Ini

Earn Smart
Wall Street Jatuh, Saham–saham Retail di AS Rontok

Wall Street Jatuh, Saham–saham Retail di AS Rontok

Whats New
Soal THR Pekerja, Ini Kata Dunkin' Donuts

Soal THR Pekerja, Ini Kata Dunkin' Donuts

Whats New
Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Work Smart
[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.