Konsumsi Listrik dan Avtur Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 24/12/2021, 20:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan adanya lonjakan konsumsi listrik dan avtur menjelang periode Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Arifin bilang, adanya pembatasan mobilitas masyarakat selama pandemi Covid-19, mengakibatkan masyarakat lebih sering memanfaatkan penggunaan listrik rumah tangga. Secara nasional, terdapat kenaikan konsumsi listrik sebesar 4,5 persen.

"PT PLN (Persero) telah melakukan langkah prediktif dan preventif atas kondisi ini. Mereka juga sudah mengamankan bahan baku untuk energi primer serta kesiapan tenaga kerja selama H-7 sampai H+7," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (24/12/2021).

Di samping itu, Arifin juga memerintahkan PLN untuk menyiapkan keandalan sistem ketenagalistrikan dan mengantisipasi adanya gangguan sehingga meminimalisir terjadinya pemadaman (black out).

Baca juga: Bantu Warga Terhindar dari Pinjol yang Mencekik, Bank BJB Salurkan Kredit Mesra di Karawang

Sementara untuk kebutuhan BBM kata Arifin, PT Pertamina (Persero) memproyeksikan terdapat kenaikan konsumsi sebesar 1,9 juta kilo liter pada periode Natal dan tahun baru.

"Kami (pemerintah) minta ke Pertamina untuk menyiapkan stok BBM di seluruh titik (keramaian) yang butuh BBM dan bagaimana bisa mengurangi antrean (pembelian) panjang," ujarnya.

Ke depan, ia berharap Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan BPH Migas bisa menyiapkan infrastuktur penyaluran pipa BBM ke titik-titik tertentu.

"Ini antisipasi guna mengurai antrean panjang (di SPBU)," kata Arifin.

Dari sisi kebutuhan elpiji, rata-rata realisasi penyalurannya mengalami kenaikan sekitar 1 persen dari Oktober 2021.

Pada periode yang sama, lonjakan cukup signifikan terjadi pada kebutuhan Avtur dengan rata-rata realisasinya meningkat sekitar 22,95 persen dari Oktober 2021.

Hingga 22 Desember 2021, pasokan dan penyaluran BBM dan elpiji secara nasional berjalan lancar. Jika dirinci, ketahanan stok untuk elpiji 15,32 hari, Kerosene 44,40 hari, Premium 23,33 hari, Pertalite 7,72 hari, Pertamax 21,75 hari, Pertamax Turbo 48,93 hari, Bio Solar 18,90 hari, Dexlite 1,68 hari, Pertamina Dex 31,12 hari, dan Avtur 37,88 hari.

Baca juga: Lantik 134 Pejabat Fungsional, Luhut: Saya Ingin Kerja Cepat, Tidak Bertele-tele

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.