Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gandeng Prodia, Generali Luncurkan Digital Medical Check Up

Kompas.com - 28/12/2021, 06:08 WIB
Erlangga Djumena

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Generali Indonesia (Generali) menggandeng Prodia meluncurkan layanan Digital Medical Check Up.

Direktur dan Chief Operation Officer Generali Jutany Japit mengatakan, fitur ini terkoneksi melalui aplikasi digital agen, sehingga akan mempermudah proses pengajuan polis.

“Sebelum pandemi terjadi, Generali sudah memiliki fokus yang kuat pada optimasi teknologi karena di inovasi adalah DNA kami. Fitur Digital Medical Check Up ini akan semakin melengkapi rangkaian inovasi digital yang secara terus menerus diusung oleh Generali untuk mendukung para agen dalam memberikan kualitas layanan yang lebih baik kepada nasabah," sebut dia, dalam siaran pers, Senin (27/12/2021.

"Lahirnya fitur ini juga merupakan bukti bahwa kolaborasi Generali dan Prodia bisa dieksplorasi lebih jauh dan menjadi sebuah wadah inkubasi ide dan inovasi," tambah dia.

Baca juga: Penjualan Asuransi Unit Link Diminta Dimoratorium, Ini Kata AAJI

Disebutkan, dengan Digital Medical Check Up agen bisa mendaftarkan calon nasabah melakukan medical checkup sesuai dengan keinginan waktu dan pilihan lokasi laboratorium.

Calon nasabah bisa langsung melakukan medical checkup hanya dengan menunjukkan kode yang diberikan agen.

Fitur ini juga mempercepat proses analisa underwriting karena hasil medical checkup akan langsung dikirim secara otomatis ke dalam sistem secara online.

Selain lebih ramah lingkungan karena proses dilakukan paperless, sebut dia, fitur ini juga lebih aman karena tidak perlu tatap muka di masa pandemi sekarang ini. 

Sementara itu Direktur Transformasi Layanan Digital & Teknologi Informasi Prodia Andri Hidayat menambahkan, kolaborasi ini merupakan yang pertama dengan perusahaan asuransi.

"Dengan kehadiran fitur ini, kami berharap akan memberikan nilai tambah bagi calon nasabah dan agen serta mendorong inovasi-inovasi berikutnya antara Generali dan Prodia,” sebut dia.

Disebutkan, dengan jumlah 259 outlet Prodia di seluruh Indonesia, para agen Generali kinibisa dengan cepat memproses pengajuan polis nasabah di mana saja dan kapan saja, hanya melalui aplikasi.

Baca juga: Apa Itu Unit Link dalam Asuransi?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Whats New
[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Whats New
OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com