IHSG Sesi I Menguat, Ini Saham-saham yang Dikoleksi Investor Asing

Kompas.com - 28/12/2021, 12:55 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (28/12/2021). Penguatan juga terjadi pada nilai tukar rupiah di pasar spot.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.606,07 atau naik 30,63 poin (0,47 persen). Sementara itu, terdapat 266 saham yang hijau, 228 saham merah dan 167 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi mencapai Rp 6,1 triliun dengan volume 18,8 miliar saham.

Net buy asing tertinggi dicatatkan oleh United Tractors (UNTR) sebesar Rp 47,2 miliar. UNTR selama sesi I perdagangan melesat 3,9 persen di level Rp 22.900 per saham. UNTR mecatatkan total transaksi Rp 102,1 miliar dengan volume 4,5 juta saham.

Bank Jago (ARTO) mencatatkan aksi beli bersih asing sebesar Rp 45,4 miliar. Harga saham ARTO menguat 1,7 persen di level Rp 17.125 per saham. Adapun volume perdagangan ARTO mencapai 19,3 juta saham dengan total transaksi Rp 328,2 miliar.

Selain itu, Harum Energy (HRUM) mencatatkan net buy asing tertinggi setelah UNTR dan ARTO, senilai Rp 40,6 miliar. HRUM meroket 6,8 persen di level Rp 10.875 per saham. Adapun volume perdagangan HRUM sebesar 10,8 juta saham dengan total transaksi Rp 115,3 miliar.

Baca juga: Aliansi Pekerja SPBU: Aneh, Gaji Karyawan Pertamina Sampai Rp 70 Juta tapi Masih Mogok Kerja

Sementara itu, Semen Indonesia (SMGR) dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) mencatatkan aksi jual bersih asing tertinggi pada sesi I masing-masing sebesar Rp 14,4 miliar dan Rp 12,2 miliar. SMGR selama sesi I turun 0,34 persen di level Rp 7.375 per saham, sementara PGAS naik 0,71 persen di level Rp 1.415 per saham.

Top Gainers di sesi I yakni BFI Finance (BFIN) yang melesat 5,4 persen di level Rp 1.155 per saham. Kemudian, Indo Tambangraya Megah (ITMG) juga melonjak 5,2 persen di level Rp 21.200 per saham. Selanjutnya, Adaro Energy (ADRO) yang naik 4,13 persen di level Rp 2.270 per saham.

Sedangkan Top Losers di sesi I yaitu Bank Bumi Arta (BNBA) yang ambles 2,8 persen di level Rp 3.450 per saham. Merdeka Copper Gold (MDKA) melorot 1,76 persen di level Rp 3.900 per saham, dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) juga terkoreksi 1,6 persen di level Rp 1.830 per saham.

Bursa Asia mixed dengan kenaikan Nikkei 1,18 persen, dan Strait Times 0,64 persen. Sementara itu, Shanghai Komposit turun 0,03 persen, dan Hang Seng Hong Kong melemah 0,03 persen.

Adaoun berdasarkan data Bloomberg, rupiah juga menguat tipis. Pukul 12.22 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.228 per dollar AS atau naik 1 poin (0,01 persen).

Baca juga: Telat Repatriasi Harta dalam PPS, Awas Kena Tarif Tambahan

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.