Kaleidoskop 2021: Tahun Penuh Harapan bagi Pelaku UMKM

Kompas.com - 29/12/2021, 11:44 WIB
|

UMKM yang tidak mencatat pendapatan sama sekali juga telah turun secara keseluruhan, walaupun penurunan pendapatan diantara pengusaha UMKM yang menjadi responden survei masih terus terjadi hingga tahun 2021.

“Usaha-usaha sudah mulai dibuka kembali. Ini menandakan bahwa Indonesia telah pindah ke tahap pemulihan ekonomi, tetapi risiko penurunan tetap ada,” kata Ekonom Senior ADB Shigehiro Shinozaki dalam webinar pada 19 Agustus 2021.

Para pelaku bisnis franchise merasakan ada "angin segar" setelah dipukul pandemi Covid-19 sejak 2020. Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia Tri Rahardjo mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya di kuartal IV-2021, ada sebanyak 25 persen pelaku industri franchise sudah pulih hingga 100 persen.

"Kami melihat ada angin segar yang di mana berdasarkan data kami di kuartal IV-021 ternyata 25 persen pelaku industri franchise sudah pulih 100 persen. Artinya ini suatu hal yang menggembirakan," ujar Tri saat pembukaan Franchise Forum dan BizFest 2021 secara virtual, Selasa (7/12/2021).

Stimulus Pemerintah

Mulai pulihnya sektor UMKM tak lepas dari peran pemerintah menyediakan stimulus melalui berbagai kebijakan seperti tambahan bantuan modal, restrukturisasi pinjaman, keringanan pembayaran tagihan listrik, dan kebijakan pembiayaan lainnya.

Selain itu, pemerintah juga membuat kebijakan khusus yang dinamakan Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satunya ditujukan untuk pemulihan UMKM Indonesia.

Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 123,5 triliun atau 17,7 persen dari total anggaran sebesar Rp 695,2 triliun yang dikeluarkan untuk penanganan Covid-19 nasional tahun 2020.

Baca juga: Kaleidoskop 2021: Bentuk Satgas BLBI, Kejar Para Pengemplang Utang Tahun 1998

Kemenkop UKM juga menghadirkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk membantu pelaku UMKM di masa pandemi. BLT yang disalurkan sebesar Rp 1,2 juta per penerima.

Selain itu, terdapat pula KUR yang telah disalurkan kepada 3,95 juta UMKM dengan nilai Rp 146 triliun. Penyaluran setara dengan 57,58 persen dari target Rp 253,4 triliun.

Di sisi lain, kian banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan platform digital untuk memasarkan dagangannya. Berdasarkan survei Asosiasi E-commerce Indonesia, telah terjadi kenaikan penjualan e-commerce sebesar 25 persen selama pandemi Covid-19.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.