AM Lilik Agung
Trainer bisnis

Mitra Pengelola GALERIHC, lembaga pengembangan SDM. Beralamat di lilik@galerihc.com.

Terkenang Kopi Kenangan

Kompas.com - 30/12/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019). SHUTTERSTOCK/BAGUSSATRIAIlustrasi es kopi di Kopi Kenangan, (9/9/2019).
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Arti dari market validation adalah memahami kebutuhan konsumen. Berbasis pada data, yang dalam ranah digital menjelma menjadi algoritma, perusahaan memberi jalan keluar pada kebutuhan konsumen itu.

Bahwa kopi itu bukan sekedar minuman tetapi sudah merupakan gaya hidup. Bahwa kopi gaya hidup ini disajikan oleh perusahaan raksasa macam Starbucks, Coffee Bean and Tea Leaf, atau Excelso. Bahwa bagi pelajar, mahasiswa atau kaum muda yang baru berkarir, meneguk terus-menerus kopi gaya hidup dari kedai ini jelas akan menguras kantong.

Kopi Kenangan menawarkan jalan keluar nan cerdas. Kopi untuk gaya hidup dengan harga ekonomis. Cukup selembar duit dua puluh ribu - bahkan dapat kembalian - dapat menikmati kopi berkelas lagi elegan.

Baca juga: Jadi Unicorn, Kopi Kenangan Targetkan Punya 1.000 Gerai di Tahun 2022

Tahap kedua, product validation. Mau memakai pendekatan mbahnya manajemen Peter Drucker, bapaknya pemasaran Philips Kotler atau mahagurunya disrupsi Clayton Christensen, akhirnya yang dinikmati konsumen adalah produk/jasa. Karena itu perusahaan wajib memberikan produk yang sesuai bahkan melebihi harapan konsumen.

Menurut Eric Ries, product validation merupakan jalan keluar yang dilakukan untuk menjawab hasil kajian market validation. Perusahaan membuat prototipe yang akan diluncurkan ke pasar.

Ada kekeliruan yang banyak menghinggapi pola pikir pelaku bisnis rintisan. Bahwa menciptakan produk/jasa rintisan itu harus canggih, hebat dan sempurna. Eric Ries mendobrak kekeliruan ini.

Awal mula penciptaan produk harus sederhana yang dalam bahasa Eric Ries disebut mininum viable product (MVP). Walaupun dalam batas minimum, produk tersebut tetap memenuhi kaidah kualitas dan aman, karena produk ini yang diluncurkan ke pasar.

Cangkir kopi pertama yang dijual oleh Kopi Kenangan di gerai perdananya di Menara Standard Chartered Jakarta tak lain adalah MVP. Hanya saja MVP ini tetap dibuat berdasar pada bahan mentah (kopi) kualitas satu, susu dan gula kualitas unggulan serta mesin pembuat kopi kualitas utama.

Dengan demikian MVP Kopi Kenangan memenuhi, bahkan melebihi harapan konsumen. Menjadi hal wajar manakala pembukaan gerai perdana langsung terjual 700 cangkir dan menjadi perbincangan banyak orang. Kata magis yang ditunggu pelaku bisnis rintisan - viral - tinggal tunggu waktu.

Tahap ketiga, business validation. Menciptakan produk/jasa itu mudah. Untuk kasus produk minuman kopi, belajar satu minggu pada ahlinya, seseorang sudah bisa menciptakan minuman kopi aneka jenis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Bermeterai

Whats New
Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Hadiri Changi Aviation Summit 2022, Menhub Akan Bahas Kebangkitan Industri Penerbangan Indonesia

Rilis
Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.