Pemprov Sumut Dukung Pengembangan Bandara Internasional Kualanamu

Kompas.com - 30/12/2021, 21:02 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah ditemui di rumah dinasnya di Kota Medan, Sumatera Utara pada Kamis (30/12/2021) siang. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOWakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah ditemui di rumah dinasnya di Kota Medan, Sumatera Utara pada Kamis (30/12/2021) siang.

MEDAN, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh pengembangan Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara sebagai hub internasional di wilayah barat Indonesia.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan akan membantu pengembangan Bandara Kualanmu sesuai dengan aturan dan rencana pembangunan daerah.

“Ini (pengembangan Bandara Kualanamu) akan jadi hal yang baik bagi Sumatera Utara dan bagi masyarakat sekitar. Tak hanya bagi Kabupaten Deli Serdang, tapi untuk seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, terutama Medan, karena akan banyaknya orang datang. Nanti ekonomi ini pasti akan bergerak signifikan,” ujar Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah kepada wartawan di Kota Medan, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Rhenald Kasali Nilai Bandara Kualanamu Bisa Saingi Changi dan KLIA

Musa menyebutkan, pengembangan Bandara Kualanamu akan banyak menyerap tenaga kerja yang banyak. Selain itu, pengembangan Bandara Kualanamu akan berdampak ke daerah sekitar.

“Kami berharap pembangunan ini sesuai rencana dan kerjasama ini terus berlanjut sesuai target kerja Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, dan Pemprov Sumatera Utara siap mendukung untuk ini,” kata Musa.

Seperti diketahui, PT Angkasa Pura II (Persero) telah memilih GMR Airports Consortium sebagai mitra strategis dalam pengembangan Bandara Kualanamu.

GMR Airports Consortium merupakan Strategic Investor yang dimiliki oleh GMR Group asal India dan Aéroports de Paris Group (ADP).

Konsorsium ini merupakan jaringan operator bandara yang melayani penumpang terbanyak di dunia.

Saat ini GMR Airport mengelola New Delhi’s Indira Gandhi International Airport, lalu Hyderabad International Airport di India, Bidar Airport di India, Mactan Cebu International Airport di Filipina, serta tengah mengembangkan Goa International Airport di India, Visakhapatnam International Airport di India, serta Crete International Airport di Yunani.

AP II dan GMR Airports Consortium akan menjadi pemegang saham di joint venture company (JVCo) yakni PT Angkasa Pura Aviasi, yang menjadi pengelola Bandara Internasional Kualanamu. AP II menguasai mayoritas 51 persen saham di PT Angkasa Pura Aviasi, sementara GMR Airports Consortium sebesar 49 persen.

Baca juga: Pemerintah Tawarkan 3 Proyek Pengembangan Bandara Kualanamu, Investor Asing Boleh Ikut

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.