Kompas.com - 02/01/2022, 16:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mother Station Compressed Natural Gas (MS CNG) PT Pertagas Niaga di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mulai beroperasi.

Kegiatan ini ditandai dengan telah mengalirnya gas dari sumur PEP C ADK ke area Mother Station, proses kompresi hingga pengisian CNG ke truk pengangkut.

Upaya ini adalah bentuk nyata komitmen PT Pertagas Niaga sebagai bagian dari Sub Holding Gas Pertamina untuk dapat memenuhi kebutuhan gas bagi industri di Pulau Jawa yang wilayahnya belum tersambung jaringan pipa gas.

Baca juga: Harga Elpiji hingga Rokok Naik, Bagaimana Dampaknya ke Inflasi Tahun Depan?

Mother Station Blora mengkompresi gas Pertamina EP Cepu ADK yang berasal dari Lapangan Alas Dara Kemuning dengan kapasitas 3,5 MMSFCD hingga 10-12 tahun ke depan.

Pemanfaatan produksi perdana gas PEP C ADK ini kemudian disalurkan melalui pipa instalasi yang dibangun oleh PT Pertamina Gas. Langkah ini menandai sinergi Pertamina Grup dari sisi hulu hingga hilir.

Pembangunan MS diyakini mampu memenuhi kebutuhan gas alam bagi industri di berbagai penjuru Jawa.

“Puji Syukur proses pengisian CNG perdana berjalan dengan lancar dan telah disalurkan bagi konsumen industri di area Jawa Tengah. Keberadaan MS CNG ini adalah jawaban suplai kehandalan suplai energi bagi industri yang lebih luas dengan harga yang lebih kompetitif,” jelas President Director PTGN Aminuddin dalam siaran persnya, dikutip Kompas.com, Minggu (2/1/2022).

Selain produk CNG, hasil olahan gas PEP C ADK nantinya juga akan menghasilkan kondensat yang berfungsi sebagai pelarut bagi keperluan industri.

“Permintaan industri akan kebutuhan kondensat pun saat ini cukup tinggi dan kami percaya diri memenuhi keperluan tersebut sehingga kami mengambil peran dalam kemajuan industri nasional,” tambah Aminuddin.

Saat ini PTGN telah mensuplai CNG berbagai industri baik di wilayah Pulau Jawa, Kalimantan Timur serta Sumatera Selatan.

Suplai CNG menjadi jawaban bagi pemenuhan gas dalam waktu cepat bagi industri yang wilayahnya belum tersambung jaringan pipa gas.

Pemanfaatan gas alam sebagai energi bersih ini juga sejalan dengan upaya Pertamina untuk mendorong penurunan emisi.

Baca juga: Intip Daftar Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.