BPKH Bakal Kuasai 82,7 Persen Saham Bank Muamalat

Kompas.com - 04/01/2022, 18:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan melakukan investasi di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk senilai Rp 1 triliun melalui penambahan saham lewat skema rights issue.

Aksi korporasi itu dilakukan setelah BPKH resmi menjadi pemegang saham mayoritas Bank Muamalat dengan porsi kepemilikan saham sebesar 78,45 persen.

Selain rights issue, Bank Muamalat juga berencana untuk menerbitkan instrumen subordinasi berbasis syariah dengan target himpunan dana senilai Rp 2 triliun sebagai modal tier 2. 

Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, pasca penjatahan rights issue yang akan dilakukan pada 7 Januari 2022, BPKH akan memiliki sekitar 82,7 persen saham Bank Muamalat.

"Setelah seluruh rangkaian corporate action tersebut selesai maka rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Muamalat diperkirakan sekitar 30 persen," ujar dia di Jakarta, Selasa (4/1/2021).

Baca juga: Jumlah Penumpang Angkutan Umum Naik 10 Persen Saat Libur Akhir Tahun 2021

Berdasarkan data terakhir Bank Muamalat pada September 2021, CAR perusahaan berada di level 15,26 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan posisi September 2020 sebesar 12,48 persen.

"Melalui kepemilikan pada BMI, yang merupakan BPS-BPIH terbesar kedua, BPKH akan dapat menjangkau dan melayani lebih banyak calon-calon jemaah haji," kata Anggito.

Sebagaimana diketahui, BPKH telah resmi menjadi pemegang saham mayoritas Bank Muamalat setelah menerima pengalihan saham melalui hibah dari para pemegang saham pengendali (PSP) sebelumnya.

Di antaranya yakni Islamic Development Bank (IsDB), Boubyan Bank, Atwill Holdings Limited, National Bank of Kuwait, IDF Investment Foundation, dan BMF Holdings Limited sebanyak 7.903.112.181 saham atau setara dengan 77,42 persen. 

Baca juga: JFX dan KBI Mencatatkan Volume Transaksi 9,5 Lot pada 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.