Ketemu Mendag Jepang, Menko Airlangga Bahas Peningkatan Akses Dagang

Kompas.com - 11/01/2022, 17:16 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan paparan saat Refleksi Capaian 2021 dan Outlook Ekonomi 2022 di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/12/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan paparan saat Refleksi Capaian 2021 dan Outlook Ekonomi 2022 di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (30/12/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan bilateral dari Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Haguida di Jakarta.

Pertemuan bilateral tersebut membahas berbagai kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Airlangga menyambut baik inisiatif usulan kerja sama baru antara Indonesia dengan Jepang yaitu Public Private Track 1.5: Japan Indonesia Co-Creation Partnership for Innovative and Sustainable Economic Society. 

Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan rantai pasok regional dan global, pembangunan infrastruktur, ekonomi digital, pengembangan sumber daya manusia, dan industri berkelanjutan yang merupakan prioritas pembangunan Indonesia.

“Indonesia selalu siap untuk bekerja sama dengan Pemerintah Jepang untuk memaksimalkan potensi besar kerja sama kedua negara,” ungkap Airlangga dalam keterangannya, Selasa (11/1/2022). 

Baca juga: Menko Airlangga: Operasi Pasar Bantu Warga Beli Sembako dengan Harga Murah

Airlangga mengatakan, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempromosikan pengembangan UMKM dan ekonomi digital. Di mana, UMKM Indonesia telah tumbuh menjadi sektor penopang utama ekonomi dengan kontribusi lebih dari 60 persen PDB dan menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja di tahun 2020. 

"Sektor lain yang juga sangat penting bagi Indonesia adalah ekonomi digital. Nilai e-commerce Indonesia diproyeksikan akan terus meningkat hingga 32 miliar dollar AS pada tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan 54 persen," kata Airlangga.

Airlangga pun mengajak Pemerintah Jepang untuk bekerja sama dan mendukung inisiatif Indonesia dalam menyukseskan agenda-agenda Presidensi G20 Indonesia tahun ini. 

Selain itu, Airlangga menjelaskan pertemuan tersebut juga membahas akses perdagangan kedua negara serta peningkatan kerja sama di kawasan, terutama dalam forum ASEAN dan negara-negara Indo-Pasifik.

Baca juga: Menko Airlangga Optimistis Ekonomi Tumbuh 5 Persen di Kuartal IV 2021

Saat ini total perdagangan Indonesia dan Jepang pada Januari hingga November 2021 adalah senilai 28,5 miliar dollar AS, yang berarti 31 persen lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 21,7 miliar dollar AS. 

Dari sisi investasi, pada Januari hingga September 2021 investasi Jepang ke Indonesia sebesar 1,7 miliar dollar AS dalam 6.794 proyek yang menduduki peringkat keempat di antara investor Indonesia lainnya.

Airlangga optimis hubungan bilateral Indonesia-Jepang semakin terjalin kuat, terlebih dalam pembangunan infrastruktur yang mana antara Indonesia dan Jepang telah memiliki pengalaman kerja sama yang kuat.

“Beberapa infrastruktur utama Indonesia telah dibangun dengan bekerja sama dengan Jepang, di antaranya termasuk MRT Jakarta dan Pelabuhan Patimban. Saya percaya bahwa dialog baru akan dapat memperkuat dan memperluas kerja sama bilateral lebih lanjut di sektor ini,” pungkas Airlangga.

Baca juga: Menko Airlangga: Kasus Omicron Terbanyak Berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.