Kompas.com - 17/01/2022, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kinerja impor Indonesia sepanjang tahun 2021 mencapai 196,20 miliar dollar AS. Angkanya setara dengan Rp 2.805 triliun (kurs Rp 14.300/dollar AS).

Kepala BPS, Margo Yuwono mengungkapkan, nilai impor tersebut meningkat sebesar 38,59 persen dari 141,57 miliar dollar AS pada tahun 2020.

"Impor tahun 2021 secara kumulatif totalnya sebesar 196,20 miliar dollar AS, meningkat 38,59 persen. Impor nonmigas mencapai 170,67 miliar dollar AS, meningkat 34,05 persen," kata Margo dalam konferensi pers, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin RI Capai 26,50 Juta Orang, Lebih Tinggi Dibanding Pra Pandemi

Margo menuturkan, share impor nonmigas terbesar tahun 2021 berasal dari mesin/peralatan mekanis dan bagiannya yang mencapai 15,14 persen dari keseluruhan total impor. Nominalnya setara dengan 25,85 miliar dollar AS.

Selain mesin/peralatan mekanis dan bagiannya, share impor kedua terbesar adalah mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya yang mencapai 22,34 miliar dollar AS.

"Kenaikan impor mengindikasikan permintaan sektor-sektor (industri) di Indonesia yang mengimpor menunjukkan ekonomi membaik," beber Margo.

Dilihat berdasarkan penggunaan barang, impor sepanjang tahun 2021 didominasi oleh bahan baku/penolong sebesar 147,38 miliar dollar AS atau naik 42,80 persen dari 103,21 miliar dollar AS tahun 2020. Dominasinya mencapai 75,12 persen dari total impor tahun 2021.

Baca juga: Permintaan Batu Bara Turun, Ekspor Desember Terkoreksi 2,04 Persen

Kemudian, diikuti oleh barang modal sebesar 28,63 miliar dollar AS atau tumbuh 20,77 persen dari 23,70 miliar dollar AS di tahun 2020, dan barang konsumsi mencapai 20,19 miliar dollar AS atau naik 37,73 persen dari 14,66 miliar dollar AS tahun 2020.

"Peningkatan impor barang konsumsi menunjukkan daya beli masyarakat makin baik. Sharenya mencapai 10,29 persen," ucap Margo.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kenaikan impor ditopang oleh kinerja impor bulan Desember 2021. BPS mengungkapkan, impor bulan Desember mencapai 21,36 miliar dollar AS menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah secara nominal.

Nilainya naik 10,51 persen secara bulanan (month to month/mtm) dan melonjak 47,93 persen secara tahunan (year on year/yoy). Komposisi impor migas dan nonmigas sama-sama mengalami kenaikan.

Impor migas Indonesia sepanjang Desember 2021 ini mencapai 3,38 miliar dollar AS atau naik 11,66 persen (mtm) Sementara impor nonmigas mencapai 17,98 miliar dollar AS atau naik 10,29 persen (mtm).

"Impor bulan Desember (2021) secara nilai itu tertinggi sepanjang sejarah," tandas Margo.

Baca juga: Impor RI Desember 2021 Tembus 21,36 Miliar Dollar AS, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.